Home  / 
Teknologi AI Bakal Mengubah Dunia dalam Tiga Tahun ke Depan
Kamis, 20 September 2018 | 22:27:54
SIB/Shutterstock
Ilustrasi
Di era seperti sekarang ini, teknologi telah merevolusi industri mulai dari ritel, transportasi, iklan hingga hiburan. Belum lagi hadirnya kecerdasan buatan (AI) yang belum lama ini berkembang mampu memberi kemudahan dan kecanggihan.

Dilansir dari laman Tech Fruit, Kamis,  teknologi AI telah tertanam dalam berbagai alat virtual rumah tangga, chatbot digital, ponsel. Bahkan, banyak kemungkinan jika AI akan melakukan ekspansi ke industri lain.

Para peneliti mulai bereksperimen dengan AI untuk meningkatkan layanan pelanggan dan pembuat mobil menanamkan alat pembelajaran AI. Diyakini bahwa teknologi AI akan mengubah dunia dalam waktu tiga tahun ke depan.

Lebih lanjut, saat ini perdagangan semakin pesat. Hampir setiap bisnis yang memproduksi barang fisik bergantung pada perdagangan barang agar bisnis mereka berfungsi. Dengan begitu banyaknya pengapalan maritim, banyak peluang bagi AI untuk mengembangkan industri yang telah lama kaku.

Perdagangan maritim diprediksi akan meningkat dua puluh lima persen pada 2021. Microsoft sekarang berfokus pada penyediaan solusi otomatisasi 'turnkey' yang ditujukan untuk perencanaan terminal dan kontainer.

Perusahaan lain sudah menggunakan model perangkat lunak AI untuk memungkinkan perusahaan menciptakan pandangan hidup pada rantai pasokan mereka. Itu membuat saran bagi perusahaan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan rantai pasokan mereka agar lebih efisien dan menghindari risiko.

Perusahaan dihadapkan dengan tekanan yang meningkat karena meningkatnya biaya, karena itu dorongan untuk memotong pengeluaran akan muncul. Biaya berlimpah berasal dari perawatan kesehatan, kewajiban, dan pensiun yang telah meningkat secara substansial dalam waktu belakangan ini.

Mungkin tidak ada industri yang lebih siap untuk gangguan daripada industri truk. Pekerjaan cukup mudah sehingga rute dapat diprogram, barang sudah diturunkan tanpa bantuan pengemudi, dan yang terbaik dari semuanya, AI tidak perlu liburan, tidak akan tertidur di belakang kemudi, tidak memerlukan asuransi kesehatan, dan tentu saja tidak akan pernah tertangkap mengemudi di bawah pengaruh.

Sepertiga dari biaya yang terkait dengan truk pergi ke driver kompensasi, dan perkiraan menunjukkan bahwa dalam dekade mendatang 1,3 juta pekerjaan truk dapat digantikan oleh AI.

Bank Jerman Commerzbank sudah bereksperimen dengan AI yang dapat menulis laporan penelitian untuk klien sebagai ukuran penghematan biaya. Ini beberapa tahun lagi, tetapi perangkat lunak Commerzbank sudah menunjukkan hasil.

Michael Spitz, kepala penelitian dan pengembangan di bank, menjelaskan bahwa, "Teknologi ini sudah cukup maju untuk menyediakan sekitar 75 persen dari apa yang akan dilakukan analis ekuitas manusia ketika menulis laporan langsung tentang laba kuartalan".(Okz/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU