Home  / 
Setelah Facebook, Google dan YouTube Bakal Dibidik?
Kamis, 19 April 2018 | 18:32:22
Chief Executive Officer Facebook Mark Zuckerberg pekan lalu menjadi tajuk utama. Ia menjalani sidang selama dua hari berturut-turut untuk memberikan keterangan pada anggota Kongres Amerika Serikat mengenai kebocoran data 87 juta pengguna Facebook.

"Saya rasa dua perusahaan berikutnya yang harus ada di kursi panas adalah YouTube, divisi Google, serta satu lagi antara Twitter dan Reddit," kata CTO Brainlink International Raj Goel dilansir dari FOX Bussiness.

Spesialis keamanan siber ini menyatakan Google juga melakukan penambangan data dan profil. Hal ini persis seperti yang dilakukan Facebook.

"YouTube sangat aktif digunakan untuk kampanye bermuatan disinformasi, politik, maupun penipu," ucapnya.

Goel juga menilai Twitter sama seperti Facebook dan Google, tapi Twitter tidak melakukan cukup aksi memerangi disinformasi karena khawatir akan kehilangan aset utamanya, yakni akun pengguna.

Terhadap sidang Zuckerberg, Goel memberi nilai B minus atas penampilannya selama dua hari dan D minus untuk kejujuran serta transparansi.

"Dia berbohong dengan baik. Dia berulang kali menyatakan pengguna memiliki kontrol terhadap informasi. Tidak, coba saja hapus akun Facebook Anda," ujarnya. (T/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
AJI: Rapor Indonesia Masih Merah untuk Kebebasan Pers
BEM Nusantara Dukung Bawaslu Sumut Larang Paslon Kampanye Terselubung di Rumah Ibadah
Lawan Hoax! Laporkan Jika ASN Langgar 6 Hal ini di Medsos
Wapres AS Posting Pertemuan dengan Pengurus NU, Bahas Lawan ‘Jihad’
Pergeseran Pola Kelompok Radikal Sebabkan Wanita Aktif dalam Aksi Terorisme
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU