Home  / 
Indonesia Jadi Inspirasi Perkembangan Produk Google
Kamis, 7 Desember 2017 | 20:27:37
Indonesia dan negara berkembang lainnya seperti India, Brasil dan Filipina, menjadi inspirasi Google dalam mengembangkan produknya selama ini. Menurut Vice President Next Billion Users, Caesar Sengupta, inspirasi itu berawal dari tantangan di beberapa negara tersebut.

Ia mencontohkan fitur offline yang kini ada dalam aplikasi YouTube dan Google Maps berawal dari keterbatasan kecepatan dan akses internet di negara berkembang. Setelah sukses di jalankan negara tersebut, fitur itu diperluas secara global.

"Negara berkembang sebenarnya menjadi inspirasi bagi negara maju. Misalnya saja kami hadirkan YouTube offline, Google Maps offline, yang ditujukan untuk negara berkembang ternyata sukses juga secara global," ungkap Caesar di kantor Google Indonesia, Jakarta, Kamis.

Melalui tim Next Billion Users (NBU), Google melakukan riset di negara berkembang guna menghadirkan produk yang relevan sesuai dengan kondisi di negara tersebut. Misalnya saja dalam hal pembuatan aplikasi Datally yang baru diluncurkannya, ia mengaku telah melakukan riset selama beberapa tahun.

Menurut Caesar, selama ini orang Indonesia seringkali tak sadar atau tak tahu pemakaian kuota data yang telah dihabiskan. Selain itu, mereka juga tak mengetahui aplikasi mana saja yang menguras kuota data.

"Pengguna seringkali bertanya-tanya ke mana saja kuota data yang sudah terpakai. Kenapa tiba-tiba kuota datanya sudah habis padahal baru diisi beberapa hari," imbuhnya.

Oleh karena itu Google merilis aplikasi Datally guna mengontrol dan mengetahui aplikasi mana saja yang menghabiskan sebagian besar kuota datanya. Kemudian pemantauan juga dipermudah karena telah memiliki 'balon', sebuah jalan pintas berbentuk bulat, di layar smartphone saat mengakses aplikasi.

Balon itu digunakan untuk memantau penggunaan aplikasi yang sedang digunakan. Dengan mengetuk ikon tersebut, pengguna bisa menghentikan penggunaan data agar lebih hemat.

Aplikasi tersebut telah tersedia di Play Store dan bisa digunakan untuk pengguna smartphone Android mulai dari Lollipop 5.0. Sementara itu Google masih belum berencana untuk menghadirkannya di iOS. (Okz/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Di Tengah Spekulasi Berdamai, Artis Terkemuka Dunia Bela Brad Pitt dalam Perebutan Anak dengan Angelina Jolie
Joshua Siahaan dan Reza Azhari Ukir Prestasi dengan Lagu dan Puisi
Sule Lajang Lagi Pasca Digugat Cerai Sebab Orang Ketiga
Senat AS Setujui UU Royalti untuk Lagu yang Diciptakan Sebelum Tahun 1972
Menag Nilai Agama Modal Indonesia Rajut Persatuan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU