Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Peneliti Rancang Sistem Sensor untuk Deteksi Benda Asing Dalam Makanan
Kamis, 6 April 2017 | 20:50:10
SIB/Droold
Sensor baru deteksi benda asing dalam makanan.
Para peneliti di University of Navarre dan perusahaan yang berbasis di Navarre Spanyol telah merancang sebuah sistem sensor baru. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kualitas kontrol sektor makanan yang berbasis di wilayah tersebut.

Perangkat ini memungkinkan untuk mendeteksi benda asing seperti logam, kertas, serangga, plastik, atau kaca yang ada di dalam makanan secara realtime.
Selain itu, perangkat ini juga mampu mengidentifikasi mikroorganisme patogen secara realtime.

Perangkat ini didasarkan pada teknologi Terahertz, sebuah band dalam spektrum elektromagnetik yang terletak di antara gelombang mikro dan gelombang inframerah. Band Terahertz merupakan bagian yang jarang terjamah dari spektrum elektromagnetik karena sulit untuk mendeteksinya.

Sensor dalam proyek ini dikembangkan dan digunakan untuk mendeteksi benda asing dalam makanan seperti daging dan sayur. Teknologi ini dinilai sebagai kemajuan mengingat kehadirannya belum ada di mana pun.

"Sistem untuk menangkap Terahertz merupakan kemajuan besar dalam bidang ini (makanan), karena tidak ada perangkat sejenis yang ditujukan untuk pemeriksaan di sektor makanan, baik nasional maupun internasional," kata salah satu peneliti, Juan Carlos Iriarte, dikutip CORDIS, Senin (3/4).

Sebelumnya, teknologi berbasis Terahertz ini sudah digunakan di bidang keamanan non-intrusif untuk mendeteksi senjata tersembunyi. Kini sensor tersebut diimplikasikan pada sektor makanan. (Okz/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sore Ini, PSMS ‘Pede’ Bisa Taklukkan Pro Duta
Kei Shin Kan Sumut Gelar Coaching Clinic
Wali Kota Buka Porkot Medan, Diharapkan Muncul Atlet Muda Berprestasi
The Halal Guys Hadir di Jakarta
Inilah Danau Terbesar di Taiwan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU