Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Buruknya Pelayanan Kelurahan di Kota Medan
Minggu, 31 Mei 2015 | 12:24:18
Kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan di tingkat kota.  Mereka berada di garis terdepan yang bersentuhan dengan masyarakat. Setiap hari kerja, kantor kelurahan selalu ramai didatangi warga yang ingin mengurus sesuatu atau sekadar mendapat informasi. Baik buruknya kinerja pemerintah kota (pemko) akan tergambar dari layanan Kepala Kelurahan dan stafnya.

Meski kinerja Pemko di tingkat kota dan kecamatan sudah baik, jika di tingkat kelurahan buruk, maka di mata masyarakat tetap saja tidak baik. Itu sebabnya wali kota harus menempatkan orang-orangnya yang terbaik sebagai lurah dan stafnya. Sistem pelayanan diperbaiki dan dipastikan memberi yang terbaik kepada warga. Banyak harapan warga yang disandarkan di kantor kelurahan.

Sayangnya harapan mendapat pelayanan yang ramah, baik dan cepat belum terwujud di Kota Medan. Masih terus terdengar proses pengurusan administrasi berbelit-belit dan lama. Ini bukan penilaian pakar atau anggota masyarakat, melainkan wali kota Medan sendiri yang mengungkapkannya pada acara pembinaan mental spiritual  di Kantor Camat Medan Baru, Jumat kemarin.

Wali kota mengingatkan semua PNS adalah pelayan. Semua aparat pemerintah harus memahami pekerjaannya yang harus memberi pelayanan sebaik-baiknya. Fungsi dan tanggung jawab yang  dilaksanakan seluruh aparatur kecamatan maupun kelurahan tidak hanya bermakna pelayanan, tetapi sekaligus kehormatan, ibadah dan rahmat bagi semua.

Mewujudkan pelayanan yang baik, cepat dan ramah di tingkat kelurahan ternyata tidak mudah.  Sebab masih ada mindset aparat di kelurahan bahwa masyarakatlah yang membutuhkan mereka. Bahkan istilah "kalau bisa dipersulit, mengapa dipermudah", masih lengket dipikiran aparatur. Tak heran urusan surat keterangan saja harus berminggu-minggu yang sebenarnya bisa selesai 15 menit.

Masih ada lurah di Medan yang membawa-bawa stempel saat keluar kantor. Akibatnya, pelayanan warga sering terhambat dan harus menunggu pejabat kelurahan masuk kantor. Padahal harusnya lurah selalu siaga di kantornya, terkecuali ada tugas yang penting di kecamatan. 

Pungli juga masih marak dalam pengurusan surat-surat. Sebenarnya warga tak keberatan memberikan uang bagi pejabat kelurahan ketika berurusan, meski sebenarnya hal itu merupakan gratifikasi yang dilarang undang-undang. Asal layanan yang diterima warga cepat dan tidak bertele-tele. Justru yang terjadi, syarat pengurusan suatu surat sering berubah-ubah. Sulit menepis kesan bahwa sikap aparat kelurahan tersebut ujung-ujungnya agar warga memberikan uang sebagai pelicin atau mempermudah urusan.

Untuk pelayanan yang baik, diperlukan perubahan sikap mental dari aparat kelurahan. Wali kota tak cukup mengimbau dan melakukan pembinaan yang sifatnya seremonial saja. Alangkah baiknya tradisi blusukan Presiden Jokowi ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta ditiru Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Lakukan sidak ke kelurahan saat pukul 08.00 WIB, apakah kantor sudah buka? Wawancarai warga yang sedang menunggu di sana, apakah ada kendala dan masalah?

Bila perlu, wali kota harus berani mencopot aparat kelurahan yang tidak memberikan pelayanan dengan baik. Buatlah standar pelayanan minimal yang harus dikerjakan lurah. Misal surat keterangan domisili harus selesai satu hari dan lain-lain. Sosialisasikan syarat-syarat yang harus dilengkapi secara terbuka, sehingga masyarakat tidak bingung. Pasti pelayanan di tingkat kelurahan Kota Medan akan membaik dan memuaskan masyarakat. (**)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jelang Tengah Malam, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Istana
Bertemu 4 GM PLN Sumut, Gubsu Optimis Tol Listrik Sumbagut-Sumsel Selesai Akhir 2017
Kini Ganti Paspor Cukup Bawa e-KTP dan Paspor Lama
Kasus e-KTP, Andi Narogong Disebut Gonta-ganti Mobil hingga 23 Kali
RI Promosi Investasi Danau Toba Senilai Rp 21 Miliar di Inggris
KOMENTAR PEMBACA:
Terdapat 1 komentar untuk artikel ini.
Lurah pasar merah barat tidak mau membuatkan surat keterangan usaha



Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU