Home  / 
Persiapan Melamar CPNS
Kamis, 13 September 2018 | 11:27:51
Setelah lama di tunggu-tunggu, pemerintah akhirnya mengumumkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun pengadaan 2018. Jumlah formasi yang tersedia sebanyak 238.015, terdiri atas 51.271 untuk instansi pemerintah pusat (76 Kementerian/Lembaga) dan 186.744  untuk instansi pemerintah daerah (Pemda) meliputi 525 Pemda. Pendaftaran akan dimulai dibuka pada 19 September 2018 melalui portal official https://sscn.bkn.go.id.

Proses seleksi sendiri akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). SKD merupakan salah satu tahapan penting dalam tes CPNS 2018. Pada tahap ini hanya diikuti oleh para pelamar yang sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Seperti tahun lalu, SKD kali ini juga menggunakan sistem CAT. Kelulusan menggunakan nilai ambang batas (passing grade/PS). Nilai SKD memiliki bobot 40 persen sementara SKB 60 persen. Jadi setiap pelamar harus serius mempersiapkan diri agar bisa lolos menjadi CPNS.

Harus diakui peminat PNS sangat tinggi di Indonesia. Setiap informasi tentang penerimaan CPNS selalu tinggi ratingnya. Terbukti saat pendaftaran, orang-orang selalu berduyun-duyun. Jika dulu masih manual, pasti panitia kewalahan menghadapi serbuan pelamar.

PNS dianggap sebagai pekerjaan yang seksi. Adanya jaminan pensiun, hampir tak ada risiko pemecatan (PHK), dan gaji yang sudah relatif membaik, menjadi alasan utama menjadi PNS. Kelas sosialnya juga lumayan tinggi di masyarakat, mereka mendapat penghargaan lebih dari warga lainnya.

Itu sebabnya, banyak orang rela membayar agar diterima menjadi PNS. Hal ini dimanfaatkan para calo, yang selalu beraksi di setiap penerimaan. Meski sudah banyak penipuan, tetap saja ada yang percaya, dan menyiapkan uang hingga ratusan juta asal diterima menjadi PNS.

Pelamar diharapkan tidak lagi mempercayai calo. Daripada uang sia-sia, lebih baik mempersiapkan diri dengan matang. Pastikan semua persyaratan telah terpenuhi dan luangkan waktu mengikuti simulasi sistem Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar uji coba di beberapa daerah.

Meski dijanjikan bersih dan bebas suap, semua pihak sebaiknya tetap mengawasi proses penerimaan CPNS. Aparat mesti membuka mata dan telinga, serta segera menangkap orang-orang yang menawarkan kemudahan menjadi CPNS. Kemudian ujian sistem CAT diharapkan tidak menjadi satu-satunya metode rekrutmen.

Tingginya angka korupsi dari kalangan PNS, mesti menjadi pelajaran berharga. Tingkat intelektualitas tinggi tak menjadi jaminan bagi seseorang menjadi PNS yang baik. Tingkat kecerdasan emosional, sosial dan religiositasnya juga harus tinggi. Selamat mempersiapkan diri melamar CPNS. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Anak Didik SMA GKPS 1 Pamatangraya Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
Mendikbud Minta PPDB Ditiadakan Mulai Tahun Depan
Kemendikbud Siapkan Lulusan SMK Jadi Pengusaha
1.938 Siswa Ikut Dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional
Kunci Sekolah Bermutu Ada Pada Proses Pembelajaran
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU