Home  / 
Garuda Asia Catat Sejarah Baru
Senin, 13 Agustus 2018 | 11:14:48
Di sela hiruk politik di dalam negeri akibat pendaftaran calon presiden dan wakil presiden, ada kabar yang menggembirakan dari dunia sepak bola Asia. Indonesia sukses merebut gelar juara Piala AFF U-16 setelah mengalahkan Thailand 5-4 lewat adu penalti dalam laga final di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu malam. Adu penalti dimainkan setelah dalam waktu normal laga kedua tim imbang 1-1.

Dalam lintasan sejarah, ini menjadi pertama kalinya buat Timnas U-16 meraih gelar juara di Piala AFF. Sebelumnya selalu gagal, sehingga bisa dikatakan prestasi sepak bola Indonesia begitu buram, baik di level Asia Tenggara, apalagi Asia. Kemenangan ini membuat Indonesia menghentikan catatan Thailand yang empat kali juara di turnamen ini.

Presiden Joko Widodo yang sejak sebelum pertandingan final dimulai telah menyuarakan dukungannya melalui akun Twitter pribadi, mengapresiasi kemenangan tersebut. Baginya, kemenangan tim yang dijuluki Garuda Asia tersebut merupakan hadiah istimewa bagi bangsa Indonesia. Terutama juara tersebut diraih menjelang peringatan ke-73 hari kemerdekaannya.

Perjalanan Garuda Asia memang mengesankan. Mereka tampil sebagai juara tanpa menelan kekalahan di sepanjang turnamen. Apalagi sejak Piala AFF U-16 dimulai sejak tahun 2002, timnas selalu keok, bahkan sebagian masih di babak awal.

Ini menjadi fakta, betapa sebenarnya potensi bangsa ini untuk meraih prestasi dunia sangat besar. PSSI bersama pemangku kepentingan lainnya, mesti bergandengan tangan memanfaatkan momen ini bagi kebangkitan sepak bola nasional. Apalagi penggemarnya sangat banyak, sehingga tak perlu dikuatirkan kekurangan calon pemain dan penonton.

Hanya sistem kompetisi perlu dibenahi, sehingga bukan sekadar menjadi memenangkan pertandingan. Kompetisi reguler, harus dipantau tim pencari bakat. Lalu masukkan mereka ke sekolah sepak bola, agar bakatnya digembleng menjadi pemain kelas dunia.

Perusahaan kelas kakap sebaiknya ditugasi membina klub sepak bola. Jadi bukan sekadar menjadi sponsor saja. Dana CSR bisa digunakan membiayai kompetisi lokal, dan mendirikan sekolah sepak bola. Jadi sejak dini sudah bisa diketahui siapa saja yang bakal pemain gemilang di masa depan.

Pemain Garuda Asia patut diapresiasi. Mereka sebaiknya dijamu khusus dan diberi bonus sepantasnya. Meski sederhana, penghargaan yang tepat akan menjadi efek domino untuk membangkitkan semangat berprestasi pecinta sepak bola.

Selamat bagi pemain Garuda Asia. Terimakasih telah mengangkat nama baik bangsa ini. Jangan cepat berpuas diri, berlatih dan berjuanglah, sehingga kelak timnas bisa masuk Piala Dunia. Tak mustahil, suatu saat menjadi juara dunia. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Anak Didik SMA GKPS 1 Pamatangraya Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
Mendikbud Minta PPDB Ditiadakan Mulai Tahun Depan
Kemendikbud Siapkan Lulusan SMK Jadi Pengusaha
1.938 Siswa Ikut Dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional
Kunci Sekolah Bermutu Ada Pada Proses Pembelajaran
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU