Home  / 
Menguatkan Solidaritas
Rabu, 8 Agustus 2018 | 13:07:03
Gempa yang mengguncang Lombok bukan hanya dirasakan warga yang tinggal di sana. Duka Lombok adalah duka kita semua, orang Indonesia. Kepedihan hati dan penderitaan para korban, telah  menguatkan solidaritas sebagai  sesama anak bangsa.

Dalam bencana semua perbedaan lebur. Media sosial yang sebelumnya ramai dengan perdebatan, mendadak kompak membahas gempa Lombok. Siapa bilang bangsa ini sudah kehilangan rasa persatuan dan kesatuan?

Lihatlah aksi spontanitas, dari Sabang ke Merauke. Tanpa memandang agama dan suku, semua bergerak untuk menggalang bantuan. Pemerintah tak sendirian, ada jutaan orang bergabung dalam aksi solidaritas dengan caranya masing-masing.

Ada aksi doa bersama, agar para korban terhibur. Sebab bencana tak seorang pun menginginkan, namun jika sudah terjadi tak bisa ditolak. Saat-saat seperti ini, mereka memerlukan kekuatan spiritual yang disalurkan melalui doa dari saudara-saudari sebangsa.

Sebagian mengumpulkan dana dengan membuka dompet bencana. Mereka sudah ada yang menyalurkannya langsung ke korban. Grup-grup media sosial dimanfaatkan secara efektif menyebarkan aksi solidaritas, sekaligus memastikan bantuan diterima orang yang berhak.

Beberapa daerah mengirimkan relawan untuk membantu korban pascabencana. Banyak warga yang kehilangan rumah, perlu segera dibangun kembali. Mereka yang terluka, jasmani dan rohani, butuh paramedis serta obat-obatan. Bahkan ada mengirimkan kantong darah ke Lombok.

Pemerintah setempat diharapkan segera mengindentivikasi kebutuhan korban. Jadi pihak-pihak yang mau membantu bisa mengirimkan sesuai situasi di lapangan. Jadi tidak melulu hanya beras dan mie instan saja.

Anak-anak jangan luput dari perhatian. Upaya pemulihan bisa berjalan, namun pendidikan tak boleh diabaikan. Meski darurat, mereka mesti sekolah. Daerah lain bisa mengirimkan bantuan guru untuk mengajar anak-anak.

Kita berharap duka Lombok segera sembuh. Sebagai negara di atas cincin api, gempa tak boleh lagi dianggap sepele. Bangsa ini mesti serius menghadapinya, bagaimana melindungi diri saat gempa. (**)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pengerjaan Paving Blok di Desa Birubiru Disorot Anggota DPRD Deliserdang
IDI Medan : Waspadai Penyakit Akibat Banjir
Mayat Terapung di Perairan Batubara Diduga Terkait Kasus Pembunuhan di Tanjungmorawa
Jalan Menuju Objek Wisata Pantai Bogakbesar Mirip Kubangan Gajah
Jalan Rusak di Marelan Dikeluhkan Warga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU