Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Jangan Berhenti Pada Sertifikat Kerja
Rabu, 6 Desember 2017 | 15:55:24
Sertifikasi penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Dampaknya bisa berpengaruh pada pendapatan mereka. Tenaga kerja yang bersertifikat pasti mempunyai pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak memiliki sertifikat. Apalagi tenaga kerja yang tidak ikut sertifikasi juga tidak bisa mengajukan asuransi.

Sertifikasi kompetensi kerja adalah suatu pengakuan terhadap tenaga kerja. Ini menunjukkan mereka mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja sesuai standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan. Dengan demikian sertifikasi kompetensi memastikan bahwa tenaga kerja (pemegang setifikat) tersebut terjamin akan kredibilitasnya dalam melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya

Pemerintah telah berkomitmen menciptakan tenaga kerja Indonesia yang terampil. Sebab merupakan salah satu faktor penting dalam memacu daya saing dan produktivitas industri nasional. Hal ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.

Dari Undang-Undang tersebut, dijabarkan detailnya pada Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional Tahun 2015-2035, antara lain memfokuskan pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi, pelatihan industri berbasis kompetensi, pemagangan industri, dan sertifikasi kompetensi. Pijakan diperkuat lagi dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia.

Ada lagi Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and Match dengan Industri. Selama tahun ini, tindak lanjut dari program vokasi tersebut, di antaranya telah dilakukan penyelarasan kurikulum dan penyusunan modul SMK sesuai kebutuhan sektor industri sebanyak 34 program studi. Kompetensi keahlian ini antara lain meliputi Teknik Permesinan, Teknik Instalasi Pemanfaatan Listrik, Teknik Elektronika Industri, Kimia Industri, Teknik Pengelasan, dan Teknik Otomasi Industri.

Kementerian Perindustrian menargetkan sebanyak 1.142.752 tenaga kerja yang tersertifikasi pada tahun 2017-2019. Upaya ini akan ditempuh melalui berbagai program strategis. Antara lain pelaksanaan pendidikan dan pelatihan vokasi yang link and match, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri, Diklat 3in1, unit pendidikan vokasi di lingkungan Kemenperin, serta sertifikasi tenaga kerja industri.

Saat ini pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan pendidikan vokasi merupakan prioritas pemerintah setelah pembangunan infrastruktur.
Pembangunan SDM ini bertujuan untuk membentuk dan menghasilkan tenaga kerja industri yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri atau demand driven. Dari seluruh program, tahun 2017 ditargetkan jumlah tenaga kerja yang tersertifikasi sebanyak 201.055 orang, tahun 2018 sebanyak 458.109 orang, dan tahun 2019 sebanyak 483.409 orang.

Jadi total menjadi 1.142.752 tenaga kerja yang tersertifikasi. Dari empat tahap program link and match SMK dengan industri, 415 industri dan 1.245 SMK yang terlibat, menghasilkan 254.037 tenaga kerja bersertifikat. Hingga tahun 2019, kontribusi dari program ini ditargetkan sebanyak 946.400 tenaga kerja bersertifikat.

Jumlah tenaga kerja bersertifikat mesti terus ditingkatkan. Walau begitu, pekerja harus diingatkan jangan berhenti pada selembar sertifikat. Ketrampilan harus terus diasah dengan senantiasa belajar dan belajar. Jika tidak orang asing yang akan mengisi lowongan kerja. Anak negeri bakal menjadi penonton jika tak bersertifikat. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Samosir Serahkan Alat-alat Kebersihan
Dinas PP dan PA Tapsel Gelar Seminar Etika Perempuan dalam Organisasi
Tim Penilai Kecamatan Terbaik Turun ke Marancar Tapsel
BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Keluhkan Pembayaran Iuran Jasa Konstruksi di Tapteng
Sedang Dikerjakan, Aspal Jalan Lahusa-Gomo Sudah Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU