Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Melestarikan Sejarah Sisingamangaraja XII
Minggu, 18 Juni 2017 | 11:56:25
Kemarin merupakan 110 tahun peringatan wafatnya Raja Sisingamangaraja XII. Raja Batak bernama Patuan Bosar dengan gelar Ompu Pulo Batu ini gugur 17 Juni 1907 di Desa Sionom Hudon di perbatasan Kabupaten Taput dan Kabupaten Dairi.

Bersamanya ada dua putranya yakni Raja Patuan Nagari dan Raja Patuan Anggi serta putri tercintanya Siboru Lopian.

Raja Sisingamangaraja XII berperang selama 30 tahun melawan Belanda dalam Perang Batak. Dia dikenal pantang menyerah, tidak mau berunding dengan penjajah, tidak pernah ditawan, gigih, ulet, militan dan patriot sejati selama tiga dekade. Hingga tetes darah terakhir, tetap berjuang membela bangsa dan tanah airnya.

Sejarah mencatat penjajah Belanda pernah melakukan upaya pendekatan (diplomasi). Sisingamangaraja XII ditawarkan untuk diangkat sebagai Sultan Batak, dengan berbagai hak istimewa sebagaimana lazim dilakukan Belanda di beberapa kesultanan di nusantara. Namun Sisingamangaraja XII dengan tegas menolak tawaran itu.

Dia memilih lebih baik mati berkalang tanah, daripada hidup di tangan penjajah. Pemimpin Batak ini sempat dimakamkan di kawasan Tangsi Tarutung Tapanuli Utara. Lalu pada tahun 1953, dimakamkan kembali di Makam Pahlawan Nasional Pagar Batu Balige yang telah dibangun pemerintah.

Gelar Pahlawan Kemerdekaan Nasional dianugerahkan dengan Surat Keputusan Pemerintah Republik Indonesia No 590 tertanggal 19 November 1961.

Semangat juangnya perlu dilestarikan dan diteladani generasi muda saat ini. Dengan peralatan perang sederhana, Sisingamangaraja XII memimpin orang Batak melawan Belanda yang bersenjata modern. Selama 21 tahun dari tiga dekade perlawanannya, dilakukan secara gerilya dan merepotkan pasukan Belanda saat itu.
Selama hidupnya, Sisingamangaraja XII mendatangi para tokoh Batak dan mengajaknya bersatu. Gaya kepemimpinannya yang kharismatik mampu merangkul orang-orang yang berbeda untuk bersama-sama melawan penjajah. Dalam pasukannya ada dari Aceh, yang jelas beragama Islam.

Penghargaannya terhadap perbedaan sangat menonjol. Sisingamangaraja XII menunjukkan orang Batak sangat toleran. Sikap yang sama ditunjukkannya kepada missionaris asal Jerman, IL Nommensen, yang membawa agama Kristen ke Tapanuli saat itu. Ada catatan menyebutkan komunikasi Sisingamangaraja XII melalui surat dengan Rasul Batak ini.

Lalu bagaimana dengan orang Batak saat ini, apa yang sudah kita lakukan untuk bangsa ini?

Mari melestarikan semangat juang dan toleransi dari Sisingamangaraja XII. Jika dulu musuh adalah penjajah Belanda, kini adalah kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Mari berjuang demi kesejahteraan dan kejayaan yang dimulai dari kalangan orang Batak.

Pemerintah Jokowi telah memberi perhatian yang besar bagi orang Batak. Infrastruktur dibenahi di sekitar Danau Toba. Pariwisata sedang dibangkitkan kembali.
Mari orang Batak, dengan semangat juang Sisingamangaraja XII yang pantang menyerah, bersama-sama memajukan Tapanuli.

Namun bila kemudian kemajuan itu telah kita rasakan saat ini, jangan menjadi kemajuan yang semu jika kita tidak menghargai sejarah dan jasa para pahlawan kita.
Dalam hal ini, secara khusus orang Batak lah yang seharusnya lebih dulu menunjukkan penghargaan terhadap pahlawan nasional Sisingamangaraja XII dengan berbagai sikap dan tindakan.

Salah satunya melalui pelestarian sejarah dan mengenang jasa pahlawan nasional dengan mengabadikan nama Raja Sisingamangaraja XII di Bandara yang berada di Tapanuli Utara. Sehingga dengan melalui cara seperti ini, sejarah dapat terwariskan kepada generasi penerus bangsa Indonesia. (**)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Huta Gulping Simalungun Tidak Pernah Diaspal
Warga Nagori Pondok Buluh Audiensi dengan Plt Pangulu, Pertanyakan DD 2017
Dirjen Imigrasi Keluarkan Layanan Antrian Paspor Secara Online
Kapoldasu Hadiri Perayaan Natal Raja Sonang se-Dunia di Pematangsiantar
Pemkab Simalungun Bangun Jalan Menuju Nagori Pinang Ratus
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU