Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Tantangan Bagi Working Mom untuk Mengembangkan Karier
Minggu, 20 Agustus 2017 | 22:40:23
Emansipasi wanita mungkin sudah jadi kata-kata yang tidak asing lagi. Perempuan masa kini memang punya hak untuk tetap berkarya walau sudah menikah dan memiliki anak.

Lihat saja sudah banyak contoh perempuan-perempuan berkeluarga namun pada saat yang bersamaan juga sukses dengan karier yang dijalaninya.

Sah-sah saja jika ingin jadi ibu berkarier, bukan sebuah kejahatan. Tapi, simak dulu tantangan yang harus dihadapi seperti dikutip dari DuitPintar.com.

Bagi seorang perempuan yang sudah menikah dan memiliki anak usia balita, tetap mempertahankan karier sudah pasti tidak mudah. Akan banyak dilema, salah satunya saat ada penugasan untuk dinas ke luar kota atau bahkan luar negeri.

Dengan tanggung jawab sebagai seorang istri, ibu muda, dan juga karyawan, working mom jelas harus berpikir ulang saat menerima tugas dinas. Sebab buah hati masih membutuhkan perhatian yang besar. Sementara di sisi lain, pekerjaaan juga membutuhkan Anda.

Seorang working mom juga pasti lebih memilih untuk menyelesaikan semua pekerjaan secepat mungkin. Alasannya supaya bisa pulang tepat saat jam kerja berakhir dan bertemu dengan sang buah hati.

Motivasi membagi waktu antara pekerjaan dan tugas sebagai seorang ibu seperti ini juga akan membuat working mom tidak ingin lembur. Dengan kerja lembur, itu sama artinya dengan mengorbankan waktu bersama keluarga.

Padahal seringkali pekerjaan menuntut karyawan untuk bekerja lebih dari delapan jam, apalagi untuk perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang industri kreatif.

Selain itu, working mom harus membagi pikiran dan energinya untuk dua hal yang menjadi tanggung jawabnya, yaitu sebagai pekerja dan ibu. Nah, saat weekend tiba, mereka akan lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, khususnya sang buah hati. (Liputan6.com/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Forkada Harapkan Dukungan Kemenko Maritim Bangun Nias
Ka KPH XII : PHPL Berdampak Positif Terhadap Peredaran Kayu
Panitia Konferensi PWI Bona Pasogit Audiensi ke Bupati Taput
Mahasiswa Himmah Pertanyakan Pembahasan P-APBD Tahun 2017 dan KUA-PPAS Tahun 2018
Kerusakan Tembok Penahan Badan Jalinsum di Tarutung Belum Juga Diperbaiki, Ancam Keselamatan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU