Home  / 
Literasi Sastra, Cara Remaja di Asrama Santa Maria Degli Angeli Sibolangit Melawan Hoaks
Minggu, 10 Juni 2018 | 18:47:59
SIB/Dok
RELIGI: Remaja penghuni Asrama Santa Maria Degli Angeli Bandarbaru-Sibolangit, Deliserdang bersama warga panti dalam kegiatan religi bersama Ketua Yayasan Bethlehem Yonas Hudaya, Binaman Kasan di kompleks SMP - SMA RK Deli Murni Jalan Letjend Jamin Ginting Km 47 Bandarbaru, Deliserdang.
Sibolangit (SIB) -Libur panjang dimanfaatkan remaja penghuni Asrama Santa Maria Degli Angeli Bandarbaru - Sibolangit, Deliserdang dengan belajar bersumbu pada pendidikan karakter. Satu di antaranya dengan literasi sastra, baik dengan buku konvensional maupun digital. Yang digital dengan berintegrasi pada media sosial dan akun publik. "Memaksimalkan fasilitas digital di SMP-SMA Deli Murni Bandarbaru-Sibolangit, Deliserdang. Asrama yang menyatu dengan sekolah, terkoneksi dengan teknologi informasi. Fokus utama adalah melawan hoax," ujar Pengurus Yayasan Betlehem Binaman Kasan MSc di Kompleks SMA St Thomas 1 Jalan S Parman Medan, Jumat, (8/6).

Menurutnya, hoaks semakin menjamur di kehidupan manusia yang sulit berjarak dari digital. Internet, ujarnya, menjanjikan 'kenikmatan' tapi tak semuanya sehat bahkan ada akun yang didominasi kabar tak benar. "Apalagi akun yang berafiliasi ke politik, perlu dicermati. Hoax menjadi seperti bagian tak terpisahkan dengan Internet," tambahnya.

Mengakrabkan remaja dengan digital tak semata agar melek Internet tapi melatih diri untuk gemar membaca. "Literasi masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Badan Penelitian dan Pengembangan Perpustakaan Nasional mencatat, dari 64.000 desa yang ada di Indonesia, ternyata hanya kisaran  22 persen yang memunyai perpustakaan. SMP-SMA Deli Murni Bandarbaru memiliki perpustakaan yang terkoneksi dengan digital. "Selain untuk menangkal hoax tersebut, kegiatan dimaksud sebagai jaminan bahwa penghuni asrama memiliki kedisiplinan, berakhlak dan intelektualitas tinggi," tambah Binaman Kasan sambil mengatakan selain literasi sastra pun diikuti Gerakan Literasi Alkitab setiap hari untuk membina karakter anak.

Kepala Sekolah SMP RK Deli Murni Artha Hadiah Sihombing menambahkan, setiap pagi murid-murid diajak menyanyi dan baca firman, 20 menit sebelum kelas dimulai. Sabtu, murid untuk menerapkan hasil baca firman selama lima hari, dengan memimpin ibadah bersama di Lapangan Sekolah.

Kepala Sekolah SMA RK Deli Murni Herianto Sinaga menyerukan hal serupa. "Ada pula rutin pertemuan antara murid dan wali kelas, serta didampingi guru Bimbingan Konseling (BK). Cara itu untuk menyelesaikan permasalahan yang mungkin dihadapi anak-anak, baik di rumah, sekolah dan mungkin di asrama," tambahnya sambil mengatakan pilar-pilar pendidikan karakter menjadi prioritas. "Guru-guru pun diwajibkan memberikan motivasi tiga kali dalam seminggu," ujarnya. 

Pengurus Yayasan Betlehem Pastor Robert Sihotang mengaminkannya. (R10/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Diskusi Gugat Kongres, Mengurai Kusutnya Konstitusi IPPAT
Erry Nuradi dan Bobby Nasution Ramaikan Gerakan #2019 Kita Tetap Bersaudara dan Selamanya
Aksi Iriana Jokowi Gendong Bocah Papua di Punggung Curi Perhatian
Trump: Kesimpulan CIA Soal Pembunuhan Khashoggi Terlalu Prematur
Upacara Keagamaan di India Diguncang Bom, 3 Orang Tewas
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU