Home  / 
PKBM Unity Tempat Generasi Muda Lestarikan Budaya Leluhur
Minggu, 31 Desember 2017 | 15:03:06
SIB/Dok
NATAL BERBASIS BUDAYA: Anggota PKBM Unity menggunakan bahasa daerah, berbusana bahan ulos merayakan Natal berbasis budaya di Tuktuk Siadong, Simanindo, Samosir, Selasa (19/12).
Simanindo (SIB) -Untuk pertama kali, generasi muda di Tuktuk Siadong, Simanindo, Samosir merayakan Natal bersama berbasis budaya. Kegiatan bertema Hidupku Berharga Bagi Allah Lebih Dari Mutiara dipusatkan di Gedung Kesenian Tuktuk Siadong - Simanindo, Selasa, (19/12).

Penggagas kegiatan Kiki Andrea SS menjelasa, selain untuk memuliakannya, kegiatan pun sebagai merealisir program pewarisan budaya leluhur yang diajarkan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Unity khusus untuk anak-anak dan remaja. "Dalam acara, anak-anak dan remaja menyampaikan madah pujian dalam bahasa Batak. Mengiringi kebaktian dengan uling-uningan dan alat musik tradisionil," tulis mantan jurnalis yang kini fokus dalam upaya pencerdasan generasi muda di lingkungan Danau Toba itu via jejaring sosial.

Meski acara dimaksudkan untuk keluarga besar PKBM Unity namun sejumlah pihak terlibat. Seperti naposo HKBP Tuktuk, Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Katolik Tuktuk, SD 25 Tuktuk dan SD 8 Tuktuk. Pengisi kebaktian dan pelayan firmanNya dari Tim Komisi Anak Yayasan Pekabaran Injil Maranatha Medan yang menyampaikan dalam bahasa Batak.

Meski dimaksudkan untuk kalangan terbatas, tak sedikit wisatawan manca negara hadir. "Untuk melayani tetamu, digunakan bahasa Inggris. Jadi, hanya dua bahasa saja yang digunakan yakni bahasa leluhur dan bahasa Inggris," tambah Kiki Andrea.

Hal etnik lain adalah konsumsi yang difasilitasi Bidang Koperasi dan UKM, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Samosir. Cara tersebut dimaksudkan agar generasi muda mengenal warisan leluhur, yang selain harus untuk dilestarikan pun menunjukkan bahwa Bangso Batak yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam Indonesia memiliki kekuatan. "Pada tetamu asing pun dipertontonkan kualitas kehidupan Bangso Batak," tegas Kiki Andrea.

PKBM Unity didirikan 2011 dengan swadaya. Maksudnya untuk memberi nilai tambah pada anak-anak dalam memiliki ilmu formal ditambah penguasaan bahasa Inggris sebagai upaya mendukung industri pariwisata. "Tetapi prioritasnnya adalah pendidikan adap dan pekerti yang digali dari kekayaan warisan budaya leluhur.
Zaman now dikatakan sebagai kearifan lokal," jelasnya didampingi sejumlah relawan yagn terlibat dalam kegaitan di antaranya Lentina Sidabutar, Windel Hutagalung Wesley, Atur Demak Siagian, Posman Manurung, Selly Rita Hutapea, Marihot Sirait, Raya Hutajulu dan Hilbert Silalahi.

Setiap tahun, warga yang menimba ilmu di PKBM Unity bertambah karena siapa saja dimungkinkan ikut belajar. "Tetapi, pada dasarnya PKBM Unity khusus untuk usia 9 - 13 tahun," tutupnya. (T/R10/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Peringatan Hari Air Sedunia dan Hari Bumi di Sibolangit Ditandai Tanam Bibit Pohon
Jokowi Bertemu PA 212 Jalin Persatuan
Papua Geram MA Hapus Pajak Air Freeport Rp 3,9 Triliun
Sihar Sitorus: Adat Istiadat Harus Dilestarikan!
Mendikbud: Peserta UNBK SMP Melonjak, Server Sempat Overload
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU