Home  / 
20 Ribuan Generasi Muda Jadi Relawan Via ‘eLearn.id’
Minggu, 24 Desember 2017 | 14:14:21
SIB/Dok
RELAWAN: Sebagian dari 20 ribuan generasi muda Indonesia yang jadi relawan yang beroleh kualitas berinternet via ‘eLearn.id’ di Jakarta, Minggu, (17/12).
Jakarta (SIB) -Penetrasi internet dalam kehidupan manusia dewasa ini satu keniscayaan. Generasi zaman now seperti tak dapat dipisahkan dari dunia maya.
Tetapi, butuh kualitas pikir agar menyatunya internet dalam kehidupan tidak memberi dampat negatif. Hingga akhir 2017, 20 ribuan generasi muda jadi relawan via 'eLearn.id' dalam menggunakan internet sehat.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini di Jakarta pertengahan Desember 2017 mengatakan, membangun dan mengembangkan suatu online platform belajar bernama "eLearn.id" termasuk kategori paling dibutuhkan generasi muda Indonesia. "Sejak pertama kali dioperasikan Maret 2014, "eLearn.id" membimbing pengguna dalam menggali ilmu. Ada 26 kursus yang bisa diakses masyarakat, dengan 4 (empat) orang mentor. Selain itu, materi belajar juga tersedia dalam format video, sehingga memudahkan peserta untuk memahami materinya. Keberadaan eLearn.id  wujud dari ikut memajukan dunia pendidikan agar anak-anak muda Indonesia mampu bersaing memperebutkan peluang tertinggi di tingkat global dan Internasional," jelasnya.

Perkembangan dunia yang begitu cepat, ujarnya, harus diikuti dengan latar belakang tambahan ilmu hingga bila sudah selesai belajar secara formal, baik di tingkat SMA/SMK, mahasiswa, hingga masuk ke lapangan kerja, masih harus tetap belajar.

Menyesuaikan dengan perkembangan yang begitu pesat, ilmu terapan menjadi pilihan. Dalam eLearn.id ada tutorial setara kursus. Misalnya, Siap Berbicara Didepan Publik, Apa Itu Etiket & Etika?, Pandai Saja Tidak Cukup, Ingat!, Tata Cara Berpenampilan Umum, dan Yuk Belajar Personal Branding. Selain itu, ada juga kursus untuk mengasah keahlian yang diperlukan olah siapa saja, terutama kaum muda, misalnya Financial Planning untuk Millennials, Belajar Mengelola Stress, Cara Jitu Mengelola Konflik, dan Komunikasi Asertif, Anti Baper!.

Hasil survey yang dilakukan Cognition Education, pendidikan soft skill sangat perlu diperbanyak untuk melengkapi kualitas pendidikan Indonesia.

Dian Siswarini berharap, semakin banyak generasi muda menjadi pendamping sesamanya dalam memaksimalkan internet. (T/R10/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bamsoet Pastikan Kasus Penembakan di DPR Bukan Teror, Tapi Peluru Nyasar
Panitia Nasional Tinjau Venue Perayaan Natal 2018 di Medan
Korupsi Alat Kontrasepsi Rp 72 M, Pejabat BKKBN Dibui 2 Tahun
Gubsu Serahkan Tali Asih Rp 2,5 M kepada 10 Atlet Berprestasi di Asian Para Games 2018
Jokowi Beri Beasiswa kepada 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU