Home  / 
Kenakalan Remaja Era Now Terkait Internet
Minggu, 10 Desember 2017 | 23:28:00
Kenakalan remaja adalah soal biasa, tapi manakala menjurus pada anarkistis-baik dari sisi sosial apalagi terkait hukum- sudah menjadi persoalan serius. Di era now, kenakalan remaja semakin masif karena ditopang kemajuan teknologi digital. Persoalan semakin melebar bila sudah terkait menyalahi pasal-pasal seperti diterakan dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang Undang nomor 11 tahun 2008 atau UU ITE.

Tak mengkait ke ranah hukum, kenakalan remaja di sini dimaksudkan bersumber perkembangan usia, adolescence yagn ditandai dngan masa perubahan individu dari fase kanak-kanak menuju fase dewasa.

Kathryn Geldar, pakar konseling, mengatakan masa puber remaja harus didampingi agar tidak terjadi kesalahan bertindak. Jika sudah membias ke persoalan seperti diterakan dalam pembuka, sudah berbahaya.

Tetapi, kenakalan remaja yang dimaksud adalah tindakan atau perilaku menyimpang dari norma yang dilakukan kelompok manusia di masa transisi dari masa anak-anak menuju ke masa dewasa. Adapun tindakan tersebut kerap menimbulkan keresahan. Tetapi ada kalanya kenakalan itu bersifat introvert.

Kenakalan jenis itu diklasifikasikan sebagai kenakalan pribadi, kenakalan yang orang di sekitar tak tahu sebab yang tahu hanya pribadinya dan Tuhan. Semakin majunya teknologi di zaman sekarang ternyata berpengaruh pada suatu pribadi seseorang baik itu berpengaruh secara positif maupun negatif apalagi di kalangan remaja.

Persoalan seperti masih dapat dibahas sebagai masalah pribadi, yaitu masalah-masalah yang berhubungan dengan situasi dan kondisi di rumah, sekolah, kondisi fisik, penampilan, emosi, penyesuaian sosial, tugas dan nilai-nilai. Belum maksimalnya emosional seperti itu pun karena status yang tidak jelas pada remaja, seperti masalah pencapaian kemandirian, kesalahpahaman atau penilaian berdasarkan stereotip yang keliru, adanya hak-hak yang lebih besar dan lebih sedikit kewajiban dibebankan oleh orangtua.

Kondisi tersebut semakin rumit karena dibumbui persoalan perkembangan fisiologi yang berpengaruh dengan kondisi lingkungan dan sosial budaya serta perkembangan teknologi yang semakin pesat. Sebaliknya, jika apa yang dirasakan remaja sedemikian pada mendatangkan stres, kesedihan, kecemasan, kesepian, keraguan pada diri hingga berani mengambil resiko dengan melakukan kenakalan remaja.

Terkait dengan era now, bila dalam mengisi diri bersentuhan dengan teknologi, harus dimaksimalkan dengan yang positif, seperti internet sehat. (Ayu Lestari Hutabarat - PPA Unimed/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bamsoet Pastikan Kasus Penembakan di DPR Bukan Teror, Tapi Peluru Nyasar
Panitia Nasional Tinjau Venue Perayaan Natal 2018 di Medan
Korupsi Alat Kontrasepsi Rp 72 M, Pejabat BKKBN Dibui 2 Tahun
Gubsu Serahkan Tali Asih Rp 2,5 M kepada 10 Atlet Berprestasi di Asian Para Games 2018
Jokowi Beri Beasiswa kepada 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU