Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Membimbing Anak Panti Asuhan Jangan Hanya di Bulan Natal
Minggu, 3 Desember 2017 | 17:04:50
SIB/Dok
SAHABAT YESUS: Keceriaan anak-anak sebagai sahabat Yesus, yang membutuhkan sentuhan kasih dalam mempersiapkan sebagai generasi penerus bangsa dan generasi muda gereja.
Medan (SIB) -Krisman Saragih meminta semua pihak, khususnya anak Tuhan yang merayakan Natal dan Tahun Baru untuk berbagi kasih pada sesama. Tetapi, wujud cinta pada sesama, seperti warga panti asuhan, jangan hanya dilakukan pada Bulan Natal. "Alkitab membimbing Anak Tuhan untuk mencintai sesama, membantu orang-orang di sekitar lingkungan dan saling bertolong-tolongan. Minimal ada 10 nats yang mengajak umatNya untuk bertolong-tolongan," ujar Wakil Ketua GAMKI Medan itu sambil menunjuk Galatia 6:2 ... bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

Ketika mengunjungi Panti Asuhan Sahabat Keluarga Indonesia di Medan Tuntungan, Jumat (1/12) untuk menyerahkan bingkisan Natal dan Tahun Baru, ia mengingatkan bahwa warga di panti asuhan membutuhkan kelengkapan pangan tapi yang terpenting adalah kasih seperti bimbingan ajaran. "Selain makanan jasmani, pemenuhan kebutuhan rohani sangat perlu dalam menyiapkan kualitas sumber daya manusia sesama yang tinggal di panti asuhan," tambahnya.

Kegiatan ke sejumlah panti asuhan dalam rangkaian perayaan Youth Ministry Christmas (GPSU) yang dipusatkan di Gereja Pentakosta Sumatera Utara (GPSU) di Jalan Sisingamangaraja XII Gang Sumatera Medan pada Sabtu, 16 Desember 2017. Didampingi Ketua Panitia Natal Gomos Doloksaribu dan ketua pengabdian sosial Yoel Simangunsong, Krisman Saragih mengharap kiranya bersamaan dengan berbagi kasih, anak-anak Tuhan memikirkan persoalan warga yang di panti asuhan. "Panti asuhan adalah sumber generasi bangsa, generasi penerus gereja. Di tempat itu anak-anak Tuhan menimba ilmu dengan pas-pasan. Sebagai pengabdi ajaran Yesus Kristus, kita harus menggenapinya dengan cinta kasih," tegasnya.

Krisman Saragih memastikan, kehidupan di panti asuhan lebih berwarna bila ada sentuhan kasih dari sesama yang hidup di luar panti. Menurutnya, Yesus paling mengasihi anak-anak dan manusia sebagai anak Tuhan diharapkan melakukan hal serupa. "Anak-anak yang suci itu ada di panti asuhan. Mari menjadikan mereka sahabat terkasih," tambahnya sambil menunjuk Yohanes 15:9-17 yang merinci tentang anak-anak yang menjadi sahabatNya. (R10/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Samosir Serahkan Alat-alat Kebersihan
Dinas PP dan PA Tapsel Gelar Seminar Etika Perempuan dalam Organisasi
Tim Penilai Kecamatan Terbaik Turun ke Marancar Tapsel
BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Keluhkan Pembayaran Iuran Jasa Konstruksi di Tapteng
Sedang Dikerjakan, Aspal Jalan Lahusa-Gomo Sudah Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU