Home  / 
Tak Kesampaian Jadi Pilot, Petani Bawang Bangun Pesawat
Minggu, 4 November 2018 | 11:54:51
Beijing (SIB) -Ketika mimpinya untuk menjadi seorang pilot tidak terwujud, Zhu Yue, seorang petani bawang putih di China, memutuskan membangun pesawat terbang. Zhu harus mengubur mimpinya itu karena dia putus sekolah.          

Pada tahun lalu, Zhu terpukul karena mimpinya untuk menjadi pilot benar-benar kandas. Sebab ketika dia sudah memiliki uang untuk bersekolah, umurnya sudah masuk usia paruh baya atau di atas 35 tahun. "Saya sadar, tak mungkin bisa membeli pesawat, tetapi saya bisa membangun pesawat," kata Zhu.

Dikutip dari asiaone.com, Minggu (28/10), Zhu membuat replika utuh pesawat Airbus A320. Replika pesawat yang hampir rampung itu, berdiri secara permanen di aspal yang dikelilingi kebun gandum di wilayah utara China.

Kemampuan Zhu membuat replika pesawat diperolehnya ketika bekerja sebagai seorang tukang las di pabrik di kota Kaiyuan. Saat yang sama, dia mulai menanam bawang merah dan bawang putih. Untuk membuat replika pesawat Airbus A320, Zhu menggunakan uang tabungannya lebih dari 2.6 juta yuan atau Rp 5,7 miliar. Agar pembangunan pesawatnya ini mirip dengan yang asli, maka Zhu berkiblat pada model mainan Airbus A320.

Tak hanya itu, dia pun menghitung dengan sungguh-sungguh dimensi Airbus A320 dan mempelajari lewat foto. Dalam proses pembuatan, dia pun membuat banyak kesalahan. Namun kini pesawat buatan Zhu sudah memiliki badan pesawat, sayap, kokpit, mesin dan ekor. Total dia menghabiskan 60 ton besi baja. Untuk mempercepat proses pembuatan, dia dibantu oleh lima orang temannya.  "Mereka (teman) pada satu sisi mencari uang, tetapi pada sisi lain mereka membantu saya mewujudkan mimpi," kata Zhu.      

Airbus buatan rumahan ini tidak bisa terbang seperti pesawat umumnya dan Zhu akan mengubahnya sebagai restoran untuk makan malam. Dia berencana akan menggelar sebuah karpet merah bagi siapa pun yang ingin makan di restorannya itu bak seorang kepala negara. Dia pun berharap, pesawatnya yang memiliki 36 kursi, bisa segera dipenuhi oleh penumpang yang lapar. (T/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ilmuwan Ingin Menggunakan Laser untuk Memandu Alien ke Bumi
Studi Ungkap Wanita Nigeria Kembangkan Bisnis dengan WhatsApp
Audio High Resolution Picu Peningkatan Speaker Wireless
Mirip Manusia, Robot Berteknologi AI Gantikan News Anchor
BPPT Kurangi Dosis Teknologi Asing untuk Perkapalan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU