Home  / 
Pengendara Melaju Lebih Pelan, Zebra Cross 3D Dibuat
Minggu, 3 Juni 2018 | 12:52:40
SIB/Instagram/Joel Lehman
Inilah penyeberangan jalan tiga dimensi yang dibuat di kota di Australia.
Queensland (SIB) -Sebuah kota di pedalaman Queensland Barat mengikuti tren dengan membuat jalur penyeberangan pejalan kaki atau zebra cross tiga dimensi yang bertujuan agar pengendara memperlambat laju kendaraannya. Boulia, kota di tengah-barat Queensland adalah kota di Australia pertama yang memperkenalkan zebra cross tiga dimensi, di mana balok putih tampak bangkit dari jalan dalam ilusi optik. Demikian dikutip dari laman ABC Indonesia, Rabu (30/5).

Wali Kota Boulia Shire, Rick Britton, mengatakan bahwa ia menemukan teknik itu di media sosial. "Saya melihat bahwa negara-negara lain telah menempatkan penyeberangan 3D untuk memperlambat lalu lintas turun," katanya.

"Kupikir itu ide bagus di kota kecil pedalaman seperti kita." "Saya pikir mengapa kita tidak mencobanya," katanya. "Jika kita menempatkannya di sekitar rumah sakit dan sekolah, itu akan menggetarkan ingatan orang bahwa mereka berada di zona sekolah dan benar-benar memikirkan di mana mereka sedang mengemudi," katanya.

Anggota Dewan Britton mengatakan, zebra cross itu akan berfungsi sebagai daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah itu dan dapat membuka percakapan tentang lebih banyak seni jalanan di Boulia. "Jika turis ingin berkeliling dan melihat kota kami, mereka akan melihat zebra cross unik ini dan itu akan menjadi bagian percakapan," katanya.

"Kami ingin mulai melihat mural di dinding daripada memiliki gudang seng bergelombang yang kosong ... sesuatu yang dapat dibuat oleh siswa atau orang-orang dengan kemitraan dewan. "Saya pikir jika kita mulai melihat pekerjaan seperti itu muncul di sekitar kota kita pasti akan mendapatkan minat dari seniman profesional yang ingin menawarkan jasa mereka." (liputan6.com/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pulang dari Turki, Anwar Ibrahim Dilarikan ke Rumah Sakit
Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun
Larangan Mengemudi Bagi Perempuan Saudi Resmi Dicabut
Pemerintah AS Segera Bentuk Satuan Tugas Reuni Keluarga Migran
Macron Dukung Sanksi Bagi Negara Uni Eropa Penolak Imigran
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU