Home  / 
Tak Sadar Istri Meninggal, Isi ATM Dikuras
Minggu, 31 Desember 2017 | 13:16:28
Chicago (SIB)- Tindakan pria di Chicago, Amerika Serikat, ini di luar logika. Ia mengaku tidak mengetahui sang istri telah meninggal selama sebulan terakhir meski berbagi atap dengan pasangan hidupnya itu. Polisi Chicago menggeledah rumah Steven Seiler (60) pada 10 Desember untuk mengecek kondisi sang istri, Tamara Wilson (58). Ketika polisi menemukan jenazah Wilson di kamar tidur, Seiler menampik bahwa ia mengetahui si istri telah meninggal dunia. Namun, kata Seiler, ia memang mencium bau aneh dari kamar Wilson tetapi malas mengeceknya.

Seiler dicurigai tidak menyadari kematian Wilson hingga anak perempuannya menelepon. Pria lanjut usia ini akan menghadapi dakwaan menyembunyikan kematian. Polisi menemukan cairan tubuh mencemari seluruh apartemen yang ditinggali Seiler-Wilson. Bau tidak enak juga menyeruak saat polisi melakukan pengecekan kondisi Wilson, sesuai permintaan anak perempuannya.

Mengutip Daily Mail, Senin (25/12), Asisten Jaksa Wilayah Julia Ramirez mengungkap kepada Chicago Sun Times, temuan di lokasi mendorong polisi untuk membuka paksa pintu kamar Wilson yang terkunci. Di sana, polisi menemukan jenazah Wilson sudah membusuk.

Ketika Seiler kembali ke apartemen itu beberapa hari kemudian, ia langsung ditahan. Polisi menemukan Seiler menyimpan kartu tanda pengenal Wilson, bersama kartu Jaminan Sosial, kartu debit, akta kelahiran dan cincin kawin.

Sesuai arahan Hakim David Navarro, Seiler dibebaskan, namun harus mengenakan gelang pemantau elektronik. Merujuk data Kantor Pemeriksa Medis Cook County, Wilson telah meninggal dunia setidaknya 4 hari ketika polisi menemukan mayatnya. Hasil uji racun nantinya akan mengungkap penyebab kematian Wilson.

Pada 24 November, Seiler memakai kartu debit Wilson untuk membeli koin emas dari internet. Diduga, itu adalah hari yang sama ketika ia seharusnya menyadari bau tidak sedap dari kamar Wilson. Ia menjual koin itu di toko gadai sepekan kemudian.

Menurut Ramirez, video kamera pengawas menunjukkan, Seiler terlihat mengecek kotak surat selama 5 hari berturut-turut di apartemen sebelum polisi menemukan mayat Wilson. Ramirez menambahkan, Seiler mengaku bersalah atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga terhadap Wilson pada Oktober 2017. Ia dilarang mengunjungi apartemen itu dalam pengaruh alkohol dan narkoba.

Pada 2009, gugatan sipil terkait kekerasan domestik ini muncul. Kala itu, Wilson memenangi USD120 ribu dari suaminya. Sebelum kematiannya, Wilson telah mengambil cek tersebut dan memberikannya ke pengacaranya. Pasangan yang menikah pada 2014 ini memiliki seorang anak perempuan. (kps/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU