Home  / 
Pencuri Naik Pesawat untuk Kembalikan Tas Hasil Curian
Minggu, 24 Desember 2017 | 14:23:12
New Delhi (SIB) -Seorang pria yang baru tiba di Bandara Internasional Pune India mengira bahwa dirinya telah berhasil mencuri sebuah tas. Padahal, pihak keamanan di bandara tersebut sudah menunggu dirinya di depan gerbang kedatangan. Dilansir dari laman Hindustantimes.com, Rabu (20/12), kejadian bermula ketika pria tersebut mencuri sebuah tas wanita di sebuah toko yang ada di Terminal 3 Bandara Internasional Indira Gandhi, India. Setelah berhasil mendapat apa yang ia mau, pria yang tak disebutkan namanya itu langsung bertolak ke kota Pune menggunakan pesawat.

Namun, tindakannya ini berhasil diketahui oleh pihak toko dan otoritas bandara di New Delhi, India. Untuk itu, pihak terkait menghubungi petugas keamanan Bandara Internasional Pune untuk mengamankan pria tersebut. "Kami diberitahu soal kejadian itu oleh pihak keamanan di bandara New Delhi," ujar petugas Central Industrial Security Force (CISF). "Harga tas yang ia curi mencapai 7.000 rupee atau setara dengan Rp 1,48 juta," tambahnya.

Setelah berhasil diamankan, pria itu dihadapkan dengan beberapa pertanyaan. Saat resmi dinyatakan bersalah, pria itu diperintahkan oleh pihak keamanan bandara untuk mengembalikan sendiri tas yang telah curi. Alhasil, pelaku kembali naik pesawat tujuan New Delhi untuk mengembalikan tas yang telah ia curi sebelumnya. Meski dinyatakan bersalah, polisi tak menahan pelaku. Sebab, pemilik toko tas memutuskan untuk mencabut laporan yang sebelumnya ia ajukan kepada pihak polisi.

Sebelumnya, akibat pencurian barang mewah, seorang asisten rumah tangga dari Indonesia juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi penjara. Ia dilaporkan mencuri lima barang mewah dari rumah majikannya yang merupakan seorang wanita pengusaha di Singapura.

TKI yang diidentifikasi sebagai Siti Nur Sopiyati itu dilaporkan mengambil jam tangan wanita mewah merek Chopard seharga 35.000 dolar Singapura (sekitar Rp 337 juta), tas kulit ular Celine yang dihargai 7.500 dolar Singapura (berkisar Rp 72 juta), dan dompet kulit buaya Hermes berwarna pink seharga 10.000 dolar Singapura (sekitar Rp 92 juta). Siti berhasil lolos dari penggeledahan polisi. Namun, 11 bulan kemudian ia tertangkap gara-gara memajang foto diri tengah memamerkan barang curiannya--dari majikan sebelumnya di Singapura--di Instagram. (kps/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim Pegasus Polsek Pancurbatu Ringkus Pelaku Penipuan dan Penggelapan
Polres Langkat Ringkus Penjual Togel
JPU Tuntut Terdakwa Pemilik Sabu 7 Tahun 6 Bulan Penjara
Pengedar Ganja Asal Aceh Dibekuk Polisi di Medan
PDAM Tirtanadi Bagikan Handuk untuk Ribuan Calhaj
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU