Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Gara-gara Tikus, Pasar Ikan Terbesar Dunia Terancam Direlokasi
Minggu, 5 November 2017 | 16:38:47
Tokyo (SIB) -Pemerintah kota Tokyo akan merelokasi salah satu destinasi wisata terkenal di Tokyo, pasar ikan Tsukiji, tahun depan. Namun, ada satu masalah yang tidak bisa diabaikan oleh pemerintah setempat, yaitu tikus. Dilansir dari Strait Times, Senin (30/10), pasar ikan terbesar di dunia itu telah lama menjadi rumah bagi ratusan hewan pengerat yang didominasi oleh tikus berwarna cokelat. Sisa-sisa ikan yang dijual menjadi santapan besar bagi para tikus dan kemudian membangun sarang di sela dan sudut bangunan. Pada 2015, pemerintah lokal memperkirakan ada sekitar 500 ekor tikus yang tinggal di pasar ikan Tsukiji.

Laman Japan Times menulis, angka itu bisa saja lebih tinggi karena belum termasuk di area makanan laut di mana tikus biasa terlihat. Juru bicara pemerintah setempat, Takao Katsumi mengatakan, tikus-tikus tidak akan terlihat pada pagi hari ketika banyak kerumunan orang. Hewan pengerat tersebut akan muncul saat sepi seperti ketika pasar tutup. "Kami belum pernah memiliki pengalaman menutup sebuah area yang besar seperti ini. Jadi, sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi," katanya.

Pejabat dan pakar pengendali tikus khawatir penghancuran pasar akan menyebabkan tikus berpindah ke kawasan sekitarnya. Mereka memperkirakan ratusan tikus bisa masuk ke gedung-gedung apartemen dan restoran. Kepala asosiasi pembasmi tikus, Tatsuo Yabe menuturkan, hewan pengerat itu bisa dengan mudah memasuki distrik Ginza, yang hanya berjarak beberapa menit dari Tsukiji.

"Tikus mungkin menjelajah area terdekat untuk sesaat, namun bisa jadi sampai setahun," katanya. Namun, tikus itu berpotensi mengganggu turis yang diharapkan berkunjung ke Ginza pada Olimpiade Tokyo 2020. Fokus utama dari persebaran tikus juga terkait dengan masalah kesehatan.

Tikus yang membawa banyak bakteri penyakit, termasuk leptospirosis, dapat menular melalui kontak langsung, urin tikus dan air atau tanah yang terkontaminasi.
Pemerintah akan melakukan pemusnahan tikus dengan menyebarkan 80.000 lembar kertas lem. Kertas itu didistribusikan ke penduduk lokal saat relokasi dilakukan.

Selain itu, pemerintah juga bakal menggunakan jebakan tikus yang diletakkan di selokan, tempat pembuangan sampah dan semak-semak. Lokasi Pasar Tsukuji saat ini telah menjadi lokasi wisata populer untuk pertunjukan pelelangan tuna menjelang fajar. Rencananya, pasar ikan Tsukiji akan dipindahkan ke Toyosu pada November 2018. Lokasi pasar yang lama akan digunakan untuk Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020. (kps/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
JK Pimpin Mediasi Perdamaian Afghanistan di Istana Wapres
Kesuksesan MTQ Provsu Tolok Ukur Keberhasilan MTQN 2018
Tahap Awal, 1.075 Ha Areal Sawit Rakyat di Sumut Peroleh Hibah Peremajaan
Pengusaha Senior Sumut Tak Berminat Maju Pimpin Kadin SU?
Jelang Hari-H Resepsi Putri Jokowi, Order Spanduk-Baliho di Medan Melonjak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU