Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Restoran Tawarkan Diskon Berdasarkan Ukuran Payudara
* Restoran di Jepang Pekerjakan Monyet Jadi Pelayan
Minggu, 13 Agustus 2017 | 19:35:14
Fuku-Chan, monyet yang jadi pelayan di bar sake di Jepang. (29_Lab)
Hangzhou (SIB)- Sebuah restoran di China menuai kecaman setelah menawarkan potongan harga kepada wanita berdasarkan ukuran bra mereka. Laporan yang dimuat Qianjiang Evening Post seperti Liputan6.com kutip dari BBC pada Selasa (8/8) menyebutkan bahwa warga lokal komplain kepada dewan setempat setelah mereka melihat poster yang mengiklankan diskon berdasarkan ukuran bra.

Langkah kontroversial ini diketahui dilakukan oleh restoran Trendy Shrimp yang terletak di sebuah mal di Hangzhou. Dalam iklan yang dipamerkan, tampak sejumlah wanita mengenakan pakaian dalam. Mereka digambarkan memiliki ukuran payudara yang berbeda-beda.

"The whole city is looking for BREASTS", demikian slogan yang tertera dalam iklan tersebut. Diskon yang lebih besar akan diberikan kepada wanita yang memiliki payudara besar. Salah satu perwakilan mengeluhkan bahwa poster tersebut adalah "iklan yang vulgar" dan "diskriminatif terhadap wanita".

Poster iklan tersebut pertama kali muncul pada 1 Agustus. Namun, kini telah dicabut. Meski demikian, GM restoran Trendy Shrimp Lan Shenggang membela strategi penjualan mereka. "Begitu promosi dimulai, jumlah pengunjung meningkat sekitar 20 persen".

Ditambahkan Lan bahwa beberapa gadis yang ditemuinya justru sangat bangga dan tidak menyembunyikan apapun. Lan juga menyakinkan pembaca bahwa pengunjung dapat mengklaim diskon mereka dengan pelayan wanita jika malu berurusan dengan pelayan pria.

Ini bukan kali pertama sebuah restoran di China menawarkan diskon berdasarkan penampilan. Pada Januari 2015, sebuah restoran di Henan memberi makan malam gratis bagi pengunjung yang mereka anggap ganteng. Sementara itu, sebuah restoran di Chongqing akan memberikan diskon makan pria yang menderita obesitas dan perempuan yang kurus.

Monyet Jadi Pelayan
Sebuah restoran yang menjual minuman sake Jepang hadir dengan konsep pelayanan yang beda. Pramusaji tak biasa menarik perhatian dan penasaran para pelanggan.  Adalah Kayabukiya Tavern, nama restoran yang berada di Utsunomiya, Prefektur Tochigi. Di sana pelayan yang biasanya dilakukan manusia digantikan oleh monyet.

Dalam video berdurasi 2,27 detik seperti dilansir dari Daily Mail, Rabu (9/8), terlihat bahwa orang-orang datang dari berbagai penjuru dunia ke restoran sake itu untuk bertemu dengan pelayan yang merupakan primata. Fuku-Chan, monyet berusia 17 tahun itu merupakan pelayan satu-satunya di bar sake tersebut.

Sehari-hari Fuku-Chan bekerja membagikan handuk tangan dan bir kepada pelanggan. Seperti pelayan pada umumnya, ia memakai seragam mirip kemeja dan rok kotak-kotak. Sama seperti pelayan manusia, Fuku-Chan juga terkadang melakukan kesalahan. Misalnya, menumpahkan semangkuk kedelai rebus atau edamame pesanan pelanggan.

Beberapa bayi monyet juga ada di restoran tersebut. Mereka biasanya berfoto bersama dengan para pelanggan. Usai bekerja, Fuku-Chan dan teman-teman primatanya 'digaji' dengan pisang oleh pemilik restoran. Terkadang, pelanggan juga memberikan kacang kedelai sebagai penghargaan atas kerja keras mereka.
"Mereka lebih dekat dari keluarga saya, saya bersama monyet-monyet itu sepanjang hari bahkan tidur bersama. Semenjak mulai mengurus mereka saya tidak pernah bisa jauh dari mereka," kata pemilik restoran tersebut, Kaoru Otsuka. (liputan6.com/f)







Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pimpinan DPR Minta Calon Pemimpin Tak Hanya Kejar Popularitas
Novanto Layangkan Gugatan ke PTUN Soal Pencegahan ke Luar Negeri
Kayuh Sepeda Kuning, Jokowi Bagikan Sepeda Merah
Viral Video Siswa SD Hisap Vape, KPAI Minta Ortu Turun Tangan
Said Aqil Minta Pencatut Logo PBNU di Iklan Kondom untuk LGBT Ditangkap
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU