Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Belikan Gaun untuk Anak, Pengemis Menabung Dua Tahun
Minggu, 16 April 2017 | 22:29:34
SIB/India Times/GMB Akash
Hossain memfoto anak perempuannya yang mengenakan baju yang dibelinya setelah 2 tahun menabung.
New Delhi (SIB) -Bagi seorang anak perempuan, ayah adalah laki-laki terhebat dalam hidupnya. Kalimat ini sangat berlaku bagi anak perempuan dari seorang pengemis di India. Ayahnya mampu membuktikan untuk menjadi pahlawan dalam hidupnya.

Kawsar Hossain adalah seorang pengemis. Ia mengaku tak pernah berniat menjadi pengemis. Namun  kecelakaan yang terjadi sepuluh tahun lalu memaksa tangannya diamputasi sehingga ia tak mampu lagi bekerja normal. Sejak itu ia menjadi pengemis.

Dua tahun lalu, ia memasuki sebuah toko untuk membelikan anak perempuannya sebuah gaun. Namun harganya terlalu mahal. Penjaga toko yang berpikir ia sedang mengemis malah mengusirnya. Anak perempuan Hossain menangis, dan Hossain terdiam. Dalam hati ia berjanji akan kembali dan membelikan gaun itu untuk anak perempuannya.

Setelah itu, hari demi hari Hossain menyisihkan uang yang ia dapatkan dari hasil mengemis. Ia menyimpan uang demi gaun impian anak perempuannya. Sebuah gaun cantik berwarna kuning berhasil ia beli, anak perempuannya bahagia bukan main. Hossain lalu memutuskan hari itu tak mengemis. Ia ingin mengajak anak perempuannya berjalan-jalan dengan gaun barunya.

Kepada tetangganya, Hossain meminjam ponsel. "Saya ingin memotret anak saya dengan gaun terindah itu. Saya ingin ini kelak menjadi kenangan untuknya, bahwa saya akan melakukan apa saja demi mimpinya," ujar Hossain seperti diberitakan oleh India Times, Senin (10/4).

Saat Hossain memotret anaknya, seorang fotografer, GMB Akash, merekam gambar tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. Kisah Hossain segera menjadi viral. Apalagi, Akash menambahkan foto tersebut dengan kalimat Hossain yang ia ajak bicara setelah memotret.

"Setelah dua tahun menabung, akhirnya saya bisa membelikan gaun indah ini untuk anak saya. Itu sebabnya hari ini saya mengajaknya pergi bermain dan berjalan-jalan. Mungkin hari ini saya tak akan mendapatkan penghasilan, tapi saya ingin berada di dekat gadis kecil saya. Secara diam-diam saya meminjam ponsel dari tetangga dan tak memberitahu istri saya. Gadis kecil saya itu tak pernah difoto, dan saya ingin memotretnya hari ini dengan gaun baru, karena saya ingin hari ini menjadi hari yang tak terlupakan dalam hidupnya. Jika suatu hari nanti saya bisa memiliki ponsel, saya akan terus memotret anak saya. Saya ingin menyimpan kenangan indah," ujarnya.

"Sampai saat ini, saya tak pernah menyekolahkan anak-anak saya, namun saya mendidik mereka langsung. Kadang-kadang mereka tak bisa ikut ujian, karena ikut ujian tak selalu mampu saya ikuti. Pernah suatu hari, mereka menangis karena tak bisa ikut ujian. Lalu saya katakan pada mereka, sesekali tak mengapa kita tak ikut ujian di sekolah, tapi yang harus kalian ingat, ujian terbesar adalah hidup yang kita jalani sehari-hari." (viva.co/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Eminem Kesal Lagunya Tak Ditanggapi Donald Trump
Wujud Syukur PPr HKI Melalui Lagu Tangiang Ni Dainangi
India Raih Gelar Miss World 2017, Indonesia Best Costum
Musa Rajeckshah Alias Ijeck Ditabalkan Marga Sembiring dan Istri Boru Barus
Geopark Toba Bisa Eksis Mendunia dengan Promo--Peduli Mandiri Masyarakat
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU