Home  / 
Pemerintah Reformasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam
Rabu, 13 Desember 2017 | 20:20:43
Jakarta (SIB) -Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengatakan saat ini pemerintah tengah melakukan reformasi kurikulum pendidikan agama Islam. Sehingga nanti guru dan pengawas tidak hanya mengajarkan kepada muridnya bahwa pendidikan Islam menjadikan anak soleh.

"Bagaimana menjadi perangkat sosial, promosikan hidup bersama dengan masyarakat," ungkapnya.

Ia mengatakan reformasi kurikulum pendidikan Islam itu untuk menangkal radikalisme. Menurutnya memberikan pengajaran Islam yang moderat, membentuk pusat kajian moderasi agama di setiap perguruan tinggi Islam yang ada bisa menjadi cara pemerintah untuk menangkal radikalisme

"Jadi melihat (radikalisme) itu fenomena globalisasi terjadi bukan hanya terjadi di Indonesia, secara kolektif harus diantisipasi bersama," ujarnya kepada wartawan saat acara 'Violent Extremisme & Religious Education in Southeast Asia' di Hotel Oriental Mandarin, Jakarta, Senin (11/12).

Kamarudin mengimbau, semua pihak untuk memberikan perhatian lebih sebagai upaya antisipasi radikalisme. Pihaknya mengapresiasi atas upaya semua pihak yang punya inisiasi dan ikhtiar melakukan potret realitas fakta keagamaan.

"Kita sedang melakukan langkah antisipasi untuk mengarus utamakan keagamaan yang moderat," katanya. (RoL/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Eramas Gelar Kampanye Dialogis dan Doa Bersama 23 Juni
Seribuan Warga Hadiri Halal Bi Halal Masyarakat Simalungun Bersama Djarot Saiful Hidayat di Perdagangan
FKI 1 Sumut Komit Dukung Paslon Bupati Dairi Nomor Urut 2
Warga Pinggiran Rel Berharap Pada Djoss Ada Pemondokan Layak
BEM se-Jabar Kirim Surat Protes ke Kemendagri Terkait Komjen Iriawan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU