Home  / 
Polrestabes Medan Edukasi Tertib Lantas dan Antisipasi Begal di SMA St Thomas 1 Medan
Rabu, 11 Oktober 2017 | 22:53:24
Medan (SIB)- Polisi Resort Kota Besar (Polrestabes) Satlantas Medan, Senin (9/10) mengedukasi tertib lalu-lintas (lantas) dan antisipasi begal pada seluruh keluarga besar siswa SMA St Thomas 1 Medan. Kegiatan diadakan bersamaan dengan upacara bendera dengan Inspektur Upacara Kanit Dikyasa Polrestabes Medan Ipda S Sinulingga didampingi Kepala SMA St Thomas 1 Medan Sr Agnes Saragih SPd MPd SFD.

Irup meminta siswa dan keluarga besar SMA St Thomas 1 Medan taat pada aturan lantas serta melengkapi syarat dalam berkendara, mulai dari surat-surat kendaraan yang harus dibawa, perlengkapan seperti helm. Cara demikian, lanjut Ipda S Sinulingga, tak semata untuk tertib lantas tapi memroteksi diri dari kemungkinan hal negatif di jalan. Hal negatif, lanjutnya, mulai dari menjaga fisik dan hal yang tak diinginkan termasuk begal.

Didampingi sejumlah unsur petugas Lantas Polrestabes Medan seperti Brigadir Samuel Zega dan Bripka R Sinaga, Ipda  S Sinulingga mengatakan jajaran kepolisian di sini ingin lebih dekat dan akrab dengan siswa. "Kegiatan dalam rangkaian Police Go To School diadakan ke seluruh sekolah," paparnya. "Harapannya, pelajar SMA St Thomas 1 Medan tidak ikut apalagi sampai terlibat pada komunitas yang tidak produktif positif!"

Kepala SMA St Thomas 1 Medan Sr Agnes Saragih SPd MPd SFD mengatakan pihaknya berterima kasih karena sekolahnya dikunjungi mitra dari kepolisian. "Selain untuk merekatkan juga memberi motivasi pada seluruh siswa dan keluarga besarnya hingga disiplin dalam berlantas," ujar master pendidikan tersebut didampingi sejumlah wakil seperti PKS Drs Maniur Rumapea MSi, Limjan Silalahi SPd dan Dra Melince Lumbanraja MSi.

Ia mengatakan, siswa SMA St Thomas 1 Medan memaksimalkan waktu terbaik menempa kualitas diri hingga jauh dari komunitas yang sifatnya tidak positif. "Selain punya agenda ketat dalam belajar, kegiatan ekstra kurikuler siswa diarahkan bersama dengan keluarganya," tambah Sr Agnes Saragih SFD
.
Maniur Rumapea menambahkan, siswa SMA ST Thomas 1 Medan sudah memiliki pemikiran bahwa waktu yang ada harus diisi dengan hal positif, mulai sifatnya rekreatif hingga untuk kompetitif. "Oktober 2017, belasan siswa SMA ST Thomas 1 Medan ikut olimpiade nasional ragam disiplin ilmu di universitas terkemuka di Jawa, termasuk yang terakhir di Lomba Cepat Tepat Ilmu Pangan XXV di Institut Pertanian Bogor (IPB) yang digelar 7 - 8 Oktober di Bogor," ujarnya.

Aktivis yang juga pengurus sejumlah organisasi kemasyarakatan itu berterima kasih pihak Polrestabes menyuluh pada anak didiknya. "Selain membuka wawasan, menambah kepatuhan, dapat menginspirasi rekan-rekan siswa untuk menghindari dari kemungkinan hal negatif," tutup Maniur Rumapea. (R10/q)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jalan Menuju Nagori Siatasan Butuh Perbaikan
Bupati Karo Bersama Forkopimda Gelar Off-Road di Uruk Ndoholi Tiga Binanga
Kejaksaan akan Panggil PS dan RS Tersangka Dugaan Korupsi di Dairi Tahun 2008
KPUD Langkat Minta Parpol Mendaftar Sebelum Waktu Penutupan
Pemkab Langkat Apresiasi Ranperda Inisitif DPRD Urgen dan Relevan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU