Home  / 
Figur Cawapres Belum Ubah Perolehan Suara, Sandi Siap Kerja Keras
Selasa, 9 Oktober 2018 | 22:24:07
Jakarta (SIB)- Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut figur cawapres belum mengubah perolehan suara secara signifikan. Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno mengaku akan bekerja keras.

"Ya kita kerja harus lebih kuat lagi, cawapres Kiai Ma'ruf dan saya harus menjadi pendongkrak elektabilitas Pak Prabowo, Pak Presiden Jokowi. Jadi tugasnya cawapres itu harus membantu termasuk menaikkan elektabilitas," kata Sandiaga di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/10).

"Saya harus kerja, keras kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Saya melihat tantangannya di situ. Tapi saya terbantukan dengan isu ekonomi. Karena sekarang isu ekonomi menjadi topik yang mendominasi di survei yang sama," lanjutnya.

Langkah konkret yang dilakukan Sandi ke depan yakni akan lebih sering bertemu dengan milenial. Harapannya supaya lebih mudah menyerap aspirasi.

"Ya ini setiap hari saya turun ke masyarakat bertemu dengan milenial bertemu dengan jadi kebanggaan kita. Harapannya bisa menyentuh hati menangkap aspirasi dan mencoba menenangkan hati dan pikiran mereka bahwa ke depan Indonesia itu akan lebih baik lagi, lebih adil lebih makmur dan saya ingin menyerukan itu," tegas Sandiaga.

Menurut Sandiaga, dari beberapa survei yang sudah dirilis juga disebutkan masyarakat melihat ekonomi Indonesia sedang tidak baik. Oleh karena itu, dia berjanji akan membuat perubahan dari sektor ekonomi.

"Di survei yang sama tidak terbantahkan bahwa keinginan untuk memperbaiki ekonomi itu harus menjadi landasan kita dan tugas saya harus kerja lebih keras lagi untuk meyakinkan bahwa ekonomi insyaallah jadi lebih baik lagi ke depan," paparnya.

Sebelumnya, SMRC merilis hasil survei nasional terhadap elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Hasilnya, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

SMRC menyebut figur capres dinilai lebih kuat dibandingkan figur cawapres yang mendampinginya. Sehingga, figur cawapres masih belum mengubah perolehan suara secara signifikan.

"Tidak ada pengaruh positif dari cawapres baik di Jokowi maupun Prabowo. Sampai September 2018 ya," kata Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan dalam paparannya, di Kantor SMRC, Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/10). (detikcom/d)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Babinsa Agara Bantu Petani Panen Padi
Tambal Sulam Hotmix Dinas Bina Marga Sumut Resahkan Pengendara di Jalinsum Langkat
Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Tuan Guru Babussalam
KPAI Minta Pelaku Kekerasan Seksual 4 Siswi SD di Langkat Ditangkap
Jalan Antar Kecamatan di Karo Rusak Berat dan Butuh Perbaikan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU