Home  / 
Di Debat Publik Kedua Pilkada Deliserdang
Ashari Tambunan Mengaku Tidak Grogi Lagi
Rabu, 13 Juni 2018 | 20:08:25
SIB/Dok
PAPARKAN: Paslon Bupati/Wabup Deliserdang Ashari Tambunan dan MA Yusuf Siregar paparkan visi-misi di hadapan panelis dan masyarakat saat debat publik kedua di Batangkuis, Selasa (12/6).
Deliserdang (SIB) -Calon tunggal Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan dan HMA Yusuf Siregar kembali mengikuti debat publik memertajam visi dan misi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang di Hotel Wing Batangkuis, Selasa (12/6). Debat itu merupakan yang kedua atau terakhir kalinya dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi swasta.

Pada acara itu, Ashari Tambunan menjawab seluruh pertanyaan dari dua orang panelis. Sementara Yusuf Siregar hanya mendampinginya tanpa mengeluarkan satu pun kalimat. Pertanyaan-pertanyaan dari panelis Prof Marlon Sihombing dan Dr Jaya Arjuna dijawab Ashari sendiri. 

Saat itu persoalan-persoalan di bidang kesehatan, pendidikan dan nasib masyarakat nelayan sempat ditanyakan panelis. Tidak hanya dari panelis, pertanyaan juga muncul dari masyarakat yang dibuat dengan tayangan rekaman video yang menyinggung persoalan mengenai nasib masyarakat lima desa di Kecamatan Birubiru yang terkena dampak pembangunan proyek nasional bendungan Lau Simeme.

Selain itu pertanyaan juga muncul dari penyandang disabilitas yang kemudian diterjemahkan kepada Ashari. Meski menjawab setiap pertanyaan hanya sendirian, namun saat itu Ashari tampak lugas dan membuat pendukungnya bertepuk tangan. 

Ia menyebut, bersama Yusuf Siregar nantinya dirinya berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh kepada semua lapisan. Hal itu sejalan dengan visi dan misi yang dirancangnya yakni menjadikan Kabupaten Deliserdang yang maju, sejahtera, rukun dan bersatu dalam kebhinnekaan. Pelatihan-pelatihan terhadap pegawai dan pemberian bantuan kepada masyarakat juga akan terus dilakukan.

Saat diwawancarai wartawan, Ashari mengaku lebih rileks tampil di acara debat kedua itu. Hal ini lantaran diakui Ashari pada debat pertama, ia sedikit grogi dan demam panggung. Disebut sebelum tampil yang kedua ini, terlebih dahulu ia memelajarinya bersama tim dan berdoa.

"Suasananya memang tidak mudah juga. Saya rasa bagi siapapun pasti akan sulit menjawab persoalan yang ada namun harus dengan waktu yang terbatas. Apalagi diberikan pertanyaan satu dan harus dijawab dengan banyak jawaban. Ya makanya saya berdoa dan belajar saja sama tim, karena temanya sudah diberitahukan," kata Ashari.

Saat itu ia sempat menanggapi pertanyaan wartawan mengapa pada saat itu hanya ia yang terus memberikan jawaban. Pertanyaan itupun ia jawab dengan senyuman dan candaan. "Pak Yusuf sedang serak," kata Ashari tertawa.

Sementara Ketua KPU Deliserdang, Timo Dahlia Daulay mengaku kalau dirinya lebih puas dengan acara debat kedua kali ini. Dianggap kalau calon terlihat lebih menguasai persoalan dan lebih santai dalam memberikan jawaban.

Ia menegaskan kalau dirinya menjamin setiap pertanyaan yang diajukan memang sifatnya rahasia dan disusun sendiri oleh panelis. "Alhamdulillah lah lebih baik yang kedua ini. Pertanyaan jugakan tidak hanya dari panelis tapi juga dari masyarakat yang dibuat dalam bentuk tayangan video dan langsung. (C06/d)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pulang dari Turki, Anwar Ibrahim Dilarikan ke Rumah Sakit
Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun
Larangan Mengemudi Bagi Perempuan Saudi Resmi Dicabut
Pemerintah AS Segera Bentuk Satuan Tugas Reuni Keluarga Migran
Macron Dukung Sanksi Bagi Negara Uni Eropa Penolak Imigran
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU