Home  / 
Eddy-Jimmy Sampaikan Keberpihakan Terhadap Petani dan Perempuan
Senin, 16 April 2018 | 20:17:37
SIB/Berliana Situmorang
DIALOG PUBLIK : Eddy-Jimmy saat berdialog publik dengan para petani dan kaum perempuan Dairi.
Sidikalang (SIB) -Pasangan Calon nomor urut 2, Dr Eddy Kelleng Ate Berutu dan Jimmy Andrea Lukita  Sihombing SH, secara bergantian memberikan penjelasan kepada masyarakat petani dan perempuan saat mengikuti dialog publik jelang Pilkada Dairi 2018 yang diselenggarakan kelompok perempuan dan petani Dairi, Selasa (10/4) di Balai Karina Sidikalang.

Hampir seluruh kepentingan dan kebutuhan masyarakat dijawab secara bergantian oleh Paslon. "Kami berjanji membangun pabrik pengolahan pakan di Dairi, sehingga harga jagung dapat dinikmati oleh masyarakat untuk kesejahteraan," ujar Eddy yang sebelumnya mengaku akan melakukan lobi koordinasi dengan perusahaan di Medan.

Disampaikan Paslon, perbaikan birokrasi tidak kalah pentingnya ketika mereka nantinya terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Dairi. Reformasi birokrasi diharapkan dapat memperpendek dan mempercepat berbagai urusan pelayanan masyarakat.

"Tenaga pendidik, kita sangat butuh. Nantinya ini menjadi fokus kita dalam membangun sumber daya manusia. Kita juga akan upayakan pembangunan asrama bagi putra-putri Dairi yang melanjutkan pendidikan di Medan, hal ini nantinya akan mengurangi beban orangtua," tambahnya.

Disinggung soal petani dan perempuan, Eddy-Jimmy berjanji fokus dan berkonsentrasi dengan tetap melakukan koordinasi ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka berjanji membentuk Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) dan sejenisnya seperti yang sudah ada di kota lain.

Ketua panitia pelaksana sekaligus Direktur Pesada, Berliana Purba menyampaikan kegiatan ini dilakukan sebagai penyampaian aspirasi para petani dan keterlibatan perempuan dalam pembangunan Dairi.

"Kami ingin berdialog langsung dengan calon kepala daerah kami. Hal itu kami lakukan untuk menjadikan Pilkada damai dan bermartabat. Selain itu, kami juga ingin mencoba memfasilitasi masyarakat sehingga bisa menjadi pemilih yang cerdas. Pemilih yang tidak terintimidasi oleh pihak siapapun," tuturnya.

Ditambahkannya, Pesada mengundang kedua Paslon Dairi, namun hanya dihadiri Paslon nomor urut 2. Menurutnya, dialog publik ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat perlu dan dibutuhkan masyarakat, di mana para petani dan kaum perempuan bisa menyampaikan aspirasi serta harapan-harapan mereka nantinya.

"Kita memang agak kecewa. Undangan itu kita luncurkan sudah 2 minggu yang lalu sebelum acara, namun kita mendapat kabar bahwa salah satu Paslon tidak bisa hadir dikarenakan banyaknya  jadwal kampanye mereka," katanya.

Pantauan SIB, Selasa (10/4) di Balai Karina Sidikalang, dialog publik jelang Pilkada Dairi 2018 hanya dihadiri Paslon nomor urut 2, Dr Eddy Kelleng Ate Berutu dan Jimmy Andrea Lukita  Sihombing SH. Dialog publik tersebut dihadiri kurang lebih 400-an warga. (Dik-BS/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Bengkalis Dicegah KPK ke Luar Negeri
Dimulai 23 September, Kampanye Pilpres Berakhir 13 April 2019
Jaksa Agung Sebut Pelanggaran HAM Berat Tak Bisa Diselesaikan Secara Hukum
Manchester United Percaya Diri Bisa Kalahkan Wolverhampton
Digugat OSO, KPU Siap Pertanggungjawabkan Keputusannya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU