Home  / 
Mapel Informatika akan Diterapkan Mulai Tahun Ajaran 2019
Senin, 3 September 2018 | 22:20:32
Jakarta (SIB) -Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akhirnya akan kembali menjadi mata pelajaran (mapel), namun dengan nama baru yaitu Informatika. Rencananya, Mapel Informatika akan diterapkan untuk jenjang SMP dan SMA pada tahun ajaran 2019 mendatang.

Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Awalludin Tjalla mengaku, masih memiliki kendala terkait jumlah guru. Saat ini, total guru Informatika hanya 40 ribu dan guru yang tersertifikasi dan memiliki kompetensi linier hanya setengahnya atau 20 ribu guru saja. 

"Jumlah itu (40 ribu guru) untuk SMP dan SMA, di satu sisi juga tidak ada penambahan guru baru," ungkap Tjalla, Minggu (2/9).

Selain itu merujuk pada laporan di lapangan, kata Tjalla, masih ada beberapa kendala lain seperti belum sinkronnya konten buku dan kompetensi dasar guru. Sehingga pihaknya masih perlu merumuskan strategi pembelajaran Informatika yang lebih kompatibel.

"Karena selembar informasi di buku oleh guru berkompetensi baik, bisa disampaikan (dieksplor) untuk bahan mengajar selama empat jam pelajaran. Tapi guru yang tidak kompeten seratus halaman saja bahkan belum cukup untuk sejam pelajaran," kata dia.

Karena itu dia mendorong para guru Informatika untuk terus mengeksplor dan mengasah kompetensi masing-masing sebelum mulai proses belajar. Sehingga ilmu yang disampaikan kepada siswa bisa menjawab kebutuhan zaman. 

Dia menyampaikan, hingga saat ini pihaknya pun telah menyiapkan sisi dokumen implementasinya agar informatika bisa disampaikan dengan tepat dan baik. Mulai dari pengkajian dan validasi kompetensi dasar, kemudian uji coba, hingga tahap penyamaan persepsi antara akademisi dengan guru. (Rol/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Haru, Pertemuan Istri Korban Kecelakaan Lion Air JT 610 dan Garuda 152
Gaya Hidup Konsumtif Picu Kepala Daerah Korupsi
Bertemu Ulama di Istana Bogor, Jokowi Luruskan Isu Hoax
Akibat Perang, 85.000 Anak di Yaman Tewas karena Kelaparan dan Penyakit
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU