Home  / 
Menristekdikti: Industri ke Depan akan Fokus Melihat Keahlian
Senin, 19 Februari 2018 | 18:28:06
Menristekdikti Mohammad Nasir
Makassar (SIB) -Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohamad Nasir mengatakan industri ke depan tidak lagi mengutamakan atau bertanya soal ijazah. Industri akan lebih memilih fokus melihat keahlian yang dimiliki calon pegawai di bidang masing-masing.

"Industri ke depannya tidak lagi bertanya ijazah dan sekarang keahlian yang dibutuhkan sesuai bidangnya masing-masing," kata Menristekdikti Mohamad Nasir pada kunjungan kerjanya di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/2).

Melihat kondisi yang terjadi ke depan, Menristekdikti berharap semua lulusan khususnya Politeknik Ujung Pandang untuk terus fokus meningkatkan daya saing dan menunjukkan memiliki keahlian yang tidak dimiliki orang lain.

Terkait program diploma 4 dengan sarjana S1, dirinya mengaku memang memiliki kesetaraan. Namun Diploma 4 dinilai memiliki keunggulan dibandingkan sarjana S1.

"Ristek Dikti mengakui diploma 4 setara dengan sarjana S1, Sarjana terapan dalam hal lulusan dari Diploma 4 mempunyai keunggulan daripada sarjana umumnya," jelasnya.

Mengenai keunggulan lulusan Diploma 4 yang dimaksudkan, dirinya mengatakan dari segi keunggulannya lebih kepada pendidikan vokasi (praktek) ketimbang pendidikan dengan menekankan pada akademis (Teori).

"Terlebih lagi lulusan sarjana terapan bukan hanya memiliki Ijazah, tetapi sertifikasi kompetisi sesuai dengan bidangnya," ujarnya.

Humas PNUP Makassar, Asizah Azis mengatakan Menristekdikti memang hadir dengan berbagai agenda di kampus tersebut yakni dialog akademika dengan civitas akademika PNUP.

Selanjutnya melakukan kunjungan keberbagai fasilitas tau sarana dan prasaran kampus PNUP hingga memberikan kuliah umum bagi mahasiswa di kampus tersebut. (Ant/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU