Home  / 
Nezu Shrine, Surga Tersembunyi di Tengah Sibuknya Tokyo
Minggu, 9 September 2018 | 13:05:36
Tokyo (SIB) -Tokyo bukan cuma riuhnya Shibuya, berkelasnya Ginza, atau keriaan Shinjuku. 

Coba tarik napas sejenak dari kesibukan ketiga wilayah itu yang penuh dengan lalu-lalang orang. Mampirlah ke salah satu kuil tua di Tokyo yang ada di pusat kota. 

Tak terlalu terlihat memang karena sekelilingnya adalah taman dan perumahan. Namun, menapakinya ke dalam, kita akan dibawa ke sebuah surga tersembunyi yang begitu cantik. Namanya, Nezu Shrine. Nezu Shrine terletak di kawasan Bunkyo (Nezujinja), Tokyo. 

Sebuah gerbang besar berwarna merah dan tugu menjadi penunjuk lokasi kuil yang didirikan oleh pangeran legendaris dari Dinasti Yamato yaitu Yamato Takeru. 

Mulanya, kuil ini didirikan di wilayah Sendagi. Namun, pada masa Shogun Tokugawa Tsunayoshi, kuil ini dipindahkan sebagai perayaan dirinya memilih Tokugawa Ienobi sebagai penerusnya. Sebagai hadiah, Ienobi boleh memilih lokasi kuil baru sebagai dewa pelindungnya. 

Lorong Bambu (Torii) 
Begitu masuk ke dalam, suasana tenang akan langsung menyambut. Pohon-pohon hijau nan rindang memayungi setiap langkah menuju kuil bagi penganut Shinto ini. Adem sekali rasanya meski hari itu Tokyo masih 32 derajat celcius. 

Belum lagi sahut-sahutan suara tonggeret yang terdengar seperti sedang menyambut para tamu yang datang. 

Bangunan kuil tua ini terbagi ke dalam dua bagian. Bagian pertama, yakni sebuah tempat ibadah yang ada di atas bukit. Tempat ibadahnya cukup kecil hanya sekitar 7 meter panjangnya. Di sekelilingnya tumbuh bunga-bunga azalea yang mekar di bulan April. 

Untuk mencapai tempat ibadah ini, warga ataupun tamu yang datang harus menapaki puluhan anak tangga. Di sebelah kiri tempat ibadah, tampak mencolok gerbang-gerbang bambu berwarna oranye yang berdiri berderetan secara memanjang. 

Teringat sesuatu? Yap, deretan gerbang bambu oranye ini mirip sekali dengan spot foto populer belakangan ini yang ada di Fushimi Inari di Kyoto. 

Nah, kalau kamu sedang berlibur ke Tokyo, enggak perlu lagi jauh-jauh ke Kyoto kan untuk dapatkan foto yang oke. Beranjak dari deretan bambu oranye itu, sebuah bangunan lebih besar terletak di bagian bawah. Inilah tempat ibadah utama dari Nezu Shrine. 

Di sini juga terdapat lapangan yang cukup luas untuk menggelar perayaan lebih besar seperti pesta pernikahan atau pun festival bunga Azalea (tsutsuji festival).
 
Di bagian luarnya, sebuah tong besar berisi air yang biasa digunakan warga Jepang untuk membasuh mukanya sebelum memulai beribadah. 

Tak jauh dari tempat itu, kamu akan menemukan sebuah taman yang sangat indah. 

Di sana, sebuah pohon besar yang berdiri menjulang sendiri di antara deretan pohon dari bunga azalea yang lebih rendah. Nikmati indahnya, hirup udara segarnya, serap energinya. "Orang Jepang percaya jika datang ke kuil ini, mereka akan juga turut menyerap energi-energi yang ada di dalam kuil," ucap pemandu tur kami, Tomita Hideyoshi. (Kps/f)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU