Home  / 
Uniknya Masjid Cheng Ho di Makassar Jadi Destinasi Wisata Religi
Minggu, 27 Mei 2018 | 15:55:55
Makassar (SIB)- Sebuah masjid bergaya khas Tionghoa dijadikan lokasi wisata religi selama bulan suci Ramadan di Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid berbentuk bangunan kelenteng ini ramai dikunjungi, baik warga beragama Islam dari Tanah Air maupun langsung dari China.

Masjid yang terletak di kawasan Metro Tanjung Bunga, Jalan Danau Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, ini didirikan pada 2012. Masjid ini memiliki kekhasan tersendiri dari masjid pada umumnya. Masjid ini memadukan nuansa Timur Tengah dan China serta perpaduan budaya Bugis Makassar, seakan menjadi daya tarik bagi warga muslim untuk beribadah di tempat ini.

Selain bangunannya berciri khas kelenteng, ukiran serta aksesori bangunan masjid menggunakan unsur Tionghoa. Bahkan tak sedikit warga berdiam sejenak untuk menunggu waktu berbuka puasa.

"Ini sejak 2012 lalu didirikan, untuk seluruh bangunan diwakafkan Pak Aksa Mahmud. Cuma seluruh pengelolaan diberikan kepada Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sulawesi Selatan," kata Wakil Ketua PITI Sulsel Badaruddin Basir saat ditemui di Danau Tanjung Bunga, Sabtu (19/5).

Nama Masjid Muhammad Cheng Ho sendiri diambil agar
 ciri khas Tionghoa-nya tidak hilang. Selain itu, Cheng Ho merupakan panglima dari negara China yang pernah berdakwah di tanah Makassar.

"Laksamana yang berkunjung menyebar Islam di awal Indonesia, apalagi dia pernah berdakwah ke tanah Makassar dalam sejarahnya," terangnya.

Selain digunakan sebagai tempat peribadatan, masjid ini dilengkapi bangunan yang berdiri di sebelahnya, yang berfungsi sebagai sarana sosial, seperti ruang amal usaha, ruang pendidikan, dan sarana olahraga.

"Luar biasa masjid ini, bersih, daya tariknya karena bangunannya menyerupai kelenteng. Saya jadi betah, apalagi ada danau dan dingin," kata Arman, warga Kelurahan Maccini Sombala, Tamalate.

Masjid ini cukup unik. Dibangun berlantai dua yang mampu menampung 500-700 jemaah. Masjid Tionghoa yang serupa telah berdiri di tiga lokasi di Indonesia, yakni Palembang, Surabaya, dan Makassar. (detikcom/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Istana Tepis Prabowo Soal Mark Up LRT: Ada Penghematan Rp13 T
Bawaslu: Ada Patroli 24 Jam Antisipasi "Serangan Fajar" Pilkada
Kemenhub Bagi 5.000 Life Jacket ke Operator Kapal Danau Toba
Tragedi KM Sinar Bangun, Poldasu Tetapkan Empat Tersangka
KM Sinar Bangun Terdeteksi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU