Home  / 
8 Objek Wisata di Labuhanbatu Diusulkan Mendapat Dukungan Kemenpar
Minggu, 11 Maret 2018 | 14:21:02
SIB/Dok
BERJABAT TANGAN: Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap berjabat tangan dengan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman, Selasa (6/3), di Kantor Kemenpar Jakarta.
Rantauprapat (SIB) -Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap berupaya mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Labuhanbatu. Meski potensi wisata di daerah ini sangat minim, bupati mengajak pajabatnya menerobos Kementerian Pariwisata untuk menyampaikan niat dan harapannya membangun dan mengembangkan potensi wisata yang ada di bumi Ika Bina En Pabolo.

Bupati Pangonal didampingi Kepala Bappeda Muhammad Ridwan Rambe, Kepala Balitbang Hobol Zulkifli Rangkuti, Plt Kaban Pendapatan Tomy Harahap, Kabid Perencanaan Sosial Budaya dan Pemerintahan Hamamuddin Siregar dan Kabid Pariwisata Disporabudpar Azriani diterima Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman, di Kantor Kemenpar di Jakarta, Selasa (6/3).

Pada audensi itu, Bupati menyampaikan langsung gambaran umum potensi wisata di Kabupaten Labuhanbatu. Ia ingin menjadikan pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, dengan harapan sektor pariwisata dapat memajukan taraf hidup masyarakat, serta akan membuka lapangan kerja dan usaha.

"Sektor pariwisata ini merupakan program kerja Pemkab Labuhanbatu yang harus dicapai seoptimal mungkin, karena sudah ditetapkan dalam 10 program kerja atau Dasa Karya yang dijanjikan kepada masyarakat pada Pemilukada Labuhanbatu," kata bupati.

Pada kesempatan itu, Kepala Bappeda HM Ridwan Rambe secara detail memaparkan potensi dan objek wisata yang ada di Kabupaten Labuhanbatu. Ada delapan objek wisata (OW) yang diusulkan untuk mendapat dukungan dari Kemenpar, yaitu Pemandian Alam Aekpala, Air Terjun Linggahara, Pulau Sikantan, Aek Siraorao, Tugu Juang '45, Sampuran, Alam Bandarkumbul (Bumi Perkemahan) dan Pantai Indah Alam Lestari (Pantai Kahona).

Petunjuk sementara pada audiensi itu, katanya, pihak Kementerian Pariwisata dapat memfasilitasi usulan potensi wisata daerah Labuhanbatu sesuai form atau ketentuan yang harus disajikan dan selanjutnya akan dibawakan pembiayaannya dalam Dana Alikasi Khusus (DAK), baik fisik maupun nonfisik.

Kemudian, Pemkab Labuhanbatu akan segera membentuk Tim Percepatan Pariwisata Kabupaten Labuhanbatu yang diketuai Plt Sekda.

"Tim percepatan pembangunan pariwisata ini akan melakukan kajian lebih mendalam terkait rencana perwujudan destinasi pariwisata dan pemasaran pariwisata di Labuhanbatu," sebut Kepala Balitbang Hobol Zulkifli Rangkuti. (BR6/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ratusan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Bupati Batubara Tuntut Diangkat Jadi PNS
LSM KLiK : DPRD Tebingtinggi Diminta Panggil Pihak Terkait
Aliansi Mahasiswa Aksi Damai di Polres Asahan Tolak Deklarasi Tagar 2019 Ganti Presiden
10 Tahun Irigasi Gunung Karo Rusak, 600 Ha Persawahan Kekeringan
Januari-September 2018, Penderita HIV di Karo Bertambah 71 Orang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU