Home  / 
Demi Jaga Lingkungan, Pantai Populer Thailand akan Ditutup
Minggu, 25 Februari 2018 | 11:55:56
SIB/Thinkstock
Maya Bay yang jadi lokasi syuting film “The Beach”
Krabi (SIB) -Pantai yang jadi tempat syuting film 'The Beach' yang populer di kalangan turis, bakalan ditutup sementara. Ini dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan.

Maya Bay berlokasi di Koh Phi Phi Leh, Provinsi Krabi, Thailand. Teluk dengan pantai yang menawan, ditambah perbukitan karst di sekelilingnya, membuat wisatawan jatuh cinta melihatnya. Objek wisata ini makin populer sekitar tahun 2000, setelah menjadi lokasi syuting film 'The Beach' yang dibintangi Leonardo DiCaprio.

Dikutip dari Travel+Leisure, Senin (19/2), popularitas film itu membuat pengunjung ke pantai ini bertambah sekitar 5.000 setiap harinya. Dan kini otoritas setempat mengambil langkah untuk menutup sementara pantai ini karena mulai terlihat dampak dari kerusakan lingkungan.

Untuk sementara, Maya Bay akan ditutup mulai Juni hingga September 2018. Bulan-bulan tersebut termasuk dalam low season, di mana kunjungan turis ke Thailand tidak sebanyak bulan lainnya.

Dengan adanya penutupan ini, diharapkan dapat memberi waktu bagi terumbu karang yang rapuh dan lingkungan laut untuk pulih kembali. Rencana penutupan Maya Bay ini didukung pula oleh para ahli kelautan dan operator tur lokal.

Seperti diberitakan Guardian, terumbu karang di Thailand sendiri memang sudah tak sesehat dahulu. Menurut Thon Thamrongnawasawat, Wakil Dekan Fakultas Perikanan Universitas Kasetsart di Bangkok, 80% terumbu karang Thailand telah hancur. Beberapa penyebab utamanya adalah pembangunan hotel di tepi pantai, jangkar kapal yang bersandar dan sampah plastik yang dibuang sembarangan ke laut.

Demi lingkungan laut yang lestari, Thamrongnawasawat mengatakan bahwa solusi idealnya adalah untuk menutup permanen wisata Maya Bay. Namun penutupan sementara ini juga sudah dianggap sebagai langkah yang bagus.

Ditengok dari Lonely Planet, sebelumnya Thailand juga sudah pernah menutup pulau favorit turis untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, yaitu Koh Tachai. Penutupan dilakukan sejak Mei 2016 lalu. (detikTravel/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Wali Kota Lepas Kirab Api Obor Asian Para Games 2018 di Medan
Jenazah Uskup Sibolga Mgr Ludovicus Simanullang Dimakamkan di Aektolang
Camat Diminta Tertibkan Barang Dagangan di Trotoar Jalan Brigjen Katamso
Banjir Rob di Kampung Nelayan Belum Diatasi, Wali Kota Diminta Prioritaskan Pembangunan di Medan Utara
Polsek Kutalimbaru Mediasi Penyelesaian Sengketa Warga Dipicu Sapi Rusak Tanaman Jagung
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU