Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Kisah Kota Mafia di Italia, Datang ke Sana Lebih Baik Diam
Minggu, 19 November 2017 | 12:05:28
Ostia (SIB) -Nama Ostia rasanya terdengar asing. Inilah kota pesisir di Italia yang cantik tapi dijuluki 'Mafia by The Sea'.

Media-media internasional seperti Herald Sun, News Australia sampai AFP baru-baru ini mengangkat profil tentang Ostia. Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (13/11) Ostia merupakan kota pesisir yang masih masuk dalam kawasan Provinsi Roma, Italia.

"Jika kamu tidak melihat apapun, tidak mendengar apapun atau tidak mengatakan apapun, maka kamu bisa hidup di sini," ujar salah seorang penduduk setempat kepada AFP yang tak mau disebutkan namanya.

Ostia dihuni oleh sekitar 85 ribu orang. Kehidupan penduduknya bergantung pada perkebunan, ditulis News Australia, penduduknya masih hidup dalam kemiskinan.

Ostia sejatinya memiliki bentangan pantai berpasir putih nan lautan biru jernih, serta beberapa bangunan bersejarah. Malah banyak situs traveling yang menyebut Ostia sebagai 'Rome's Hidden Beach Town'.

Namun beberapa hari lalu, seorang jurnalis dianiaya di sana. Jurnalis tersebut dipukuli oleh pria bernama Roberto Spada, sebagai salah seorang petinggi CasaPound. Roberto Spada digadang-gadang memiliki suara terbanyak dalam pemilihan kepala pemerintahan setempat.

Dari situlah, desas-desus mengenai Ostia si Kota Mafia terkuak. Usut punya usut, di sanalah markasnya CasaPound, yakni gerakan politik Italia berideologi fasis yang anggotanya lebih dari 5 ribu orang!

"Penangkapan Spada adalah bukti bahwa tidak ada daerah tanpa hukum di Italia," begitu pernyataan dari pihak Kementerian Dalam Negeri Italia.

Pemerintahan Italia bakal terus menumpas gerakan-gerakan politik yang dinilai sebagai mafia. Kabarnya sampai saat ini, sebenarnya sudah banyak investor yang mau masuk ke Ostia untuk mendirikan hotel, villa, resor dan semacamnya. Hanya saja ya itu tadi, takut dengan mafia-mafianya.

Bahkan, penduduk di sana juga lebih baik diam daripada hidupnya kenapa-kenapa. (detikTravel/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Drainase Nagori Pinang Ratus Butuh Pengerukan
Jalan Nasional Jurusan Medan-Kuta Cane Berlubang dan Rawan Kecelakaan
Dianggap Melanggar Perjanjian, Warga Perdagangan Akan Lakukan Demo Tangkahan Pasir
Ketua DPRD Hadiri Peringatan Hari Jadi Desa Sukamulia Secanggang
Pemkab Karo Sosialisasi Tata Cara Pemberian Tambahan Penghasilan PNS
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU