Home  / 
Pemanfaatan Lingkungan yang Bertanggungjawab
* (Pro Kontra Pembangunan PLTA di DAS Batangtoru Tapanuli Selatan) * Oleh Ir. Adriani S. A. Siahaan, MP (Forum DAS Batangtoru)
Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:07:19
Perlakuan terhadap potensi alam yang ada antara dimanfaatkan atau dirusak? Kita selalu memanfaatkan sumber daya alam lingkungan dalam memenuhi kebutuhan hidup yang identik dengan istilah pembangunan. 

Pembangunan yang terus berjalan selalu memanfaatkan lingkungan baik langsung maupun tidak langsung. Meskipun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mengatasi tantangan yang timbul, tetapi kenyataannya masalah dan kerusakan lingkungan sulit dihindari sehingga mengganggu dan mengancam keberadaan habitatnya dan manusia pada umumnya. 

Kunci keselamatan alam dan lingkungan adalah manusia itu sendiri, yaitu dengan menumbuhkan kesadaran akan kelestarian lingkungan sekitar. Bahwa potensi alam yang layak dikelola sesungguhnya cukup tersedia diberikan Tuhan di sekitar kita untuk kesejahteraan kita sendiri. Bersyukurlah daerah Tapanuli Selatan mempunyai alam seperti Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang toru yang sangat berpotensi sebagai sumber energy baru terbarukan (EBT) sumber pengadaan listrik sampai 510 MW dan bersyukurlah ada perusahaan seperti PT North Sumatera Hydrology Energi (NSHE) yang mau berinvestasi untuk mengelolanya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, penggunaan energi terbarukan menjadi prioritas sementara energy berbasis fosil seperti solar dan batubara diminimalkan. 

PLTA Batang toru yang dibangun oleh PT NSHE dengan membuat kolam penampung dari profil alam yang ada sehingga seminimal mungkin tidak mengubah lingkungan alam yang ada. Sebagai pemerintah dan masyarakat khususnya bertugas untuk mengawal perusahaan dalam hal ini NSHE harus tetap menjaga keseimbangan lingkungan seperti janji PT NSHE bahwa apa yang diambil akan mereka kembalikan lagi ke alam. 

Komitmen dari PT NSHE terhadap pelestarian lingkungan khususnya dalam konservasi spesifik orangutan dan satwa liar disekitar areal perusahaan dengan perbaikan habitat dan penanaman pohon sebagai makanan orangutan tersebut. 

Dari hasil kunjungan lapangan areal yang dikelola oleh PT NSHE dapat dilihat bahwa pihak perusahaan membangun jalan dengan berusaha tidak mengganggu habitat fauna disana dengan membangun terowongan di bawah jalan yang bisa dilintasi hewan melata atau jembatan tali diatas jalan untuk lintasan orang utan atau hewan lain-lain. Sehingga diharapkan hewan tersebut tidak terganggu dengan pembukaan jalan tersebut. 

Disatu sisi pengadaan jalan oleh perusahaan PT NSHE juga dapat membantu masyarakat sekitar yang saat ini mempunyai lahan karet sehingga mempermudah masyarakat dalam menjual hasil panen begitu juga dalam pengadaan bibit dan pupuk. Tidak ada alasan PT NSHE untuk tidak menjaga lingkungan hutan karena jika hutan rusak maka akan berpengaruh juga pada ketersediaan pasokan air penggerak turbin (PLTA). 

DAS Batangtoru yang menjadi pemasok air bagi perusahaan tersebut berada di sekitaran hutan Batangtoru diperkirakan 67 % berada di hulu dikawasan Tapanuli Utara dan mengalir ke hilir di kawasan Tapanuli Selatan (23%) dan Tapanuli Tengah (10%). 

Perlu pengawasan hutan penyangga sekitar DAS Batangtoru secara keseluruhan mulai dari hulu hingga hilir sehingga pasokan air dapat stabil saat musim hujan ataupun musim kering. Keterlibatan ketiga pemerintah daerah untuk saling bekerjasama dalam pengelolaan dan mempertahankan DAS Batangtoru dari masalah eksploitasi lingkungan seperti penebangan hutan secara sembarangan, mengalihfungsikan tatanan lingkungan dan tidak menjaga keseimbangan alam. Sangat dibutuhkan sosialisasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan secara bertanggungjawab dengan adanya hubungan timbal balik antara kebutuhan dari dan untuk alam. 

Pada awalnya keberadaan PT NSHE di wilayah DAS Batangtoru mendapat kritikan dari berbagai pihak, tetapi nantinya saat beroperasi(diperkirakan pada tahun 2022) diharapkan akan menutupi kebutuhan energi dan sejalan dengan itu restorasi alam lingkungan dapat dipulihkan. 

Forum DAS Batangtoru sesuai dengan salah satu fungsinya mendorong peran pengawasan masyarakat sekitar DAS Batangtoru dalam pengelolaan DAS sehingga permasalahan menurunnya fungsi DAS secara ekologi, ekonomi dan sosial budaya dapat dihempang. Beberapa pemikiran untuk mendukung ikut sertanya masyarakat dalam pengelolaan hutan dan DAS secara bertanggung jawab antara lain : 

1. Masyarakat bukan hanya sekedar diberikan bibit tanaman dan ditugasi untuk menanam tetapi yang terpenting adalah pemeliharaan akan bibit yang ditanam tersebut satu hingga dua tahun hingga tanaman sudah kuat untuk tumbuh mandiri. Pemberian bibit tanaman juga diarahkan pada tanaman pohon yang menghasilkan buah disamping tanaman pohon untuk penghijauan sehingga disamping perlu untuk alam, buah pohon tersebut juga dapat dinikmati oleh masyarakat. 

2. Masyarakat diberikan penghargaan setiap tahun dan akan berlanjut secara rutin menerima bibit tanaman bagi yang dapat memelihara dan menunjukkan persentase hidup dari tanaman pohon yang diserahkan untuk dikelola. 

3. Jika terjadi penebangan hutan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab maka masyarakat sebagai mata-mata utama dan wajib melaporkan perusakan terhadap hutan sekitar DAS tersebut. 

4. Masyarakat secara periodik diberikan sosialisasi bagaimana memanfaatkan potensi alam, hutan dan DAS secara bertanggung jawab. 

5. Peran pemerintah dan swasta sekitar kawasan DAS bersama menggandeng masyarakat dengan mengadakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan. Mari lestarikan DAS Batangtoru! (c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU