Hotel Tapian Nauli
Home  / 
China Diklaim akan Bantu Papua Bangun Venue PON XX
Kamis, 13 Februari 2014 | 16:03:56
Jayapura (SIB)- Pemerintah China diklaim akan membantu pemerintah provinsi Papua untuk membangun venue-venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Selain itu, rencananya atlet-atlet Papua juga akan berlatih di Negeri Tirai Bambu.

Papua menjadi satu dari enam kandidat tuan rumah penyelenggara PON XX tahun 2020. Selain Papua, kandidat lainnya adalah Aceh, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Bali, dan Sulawesi Selatan.

"Untuk Papua menjadi tuan rumah PON XX sudah sangat siap. Tidak saja dari dalam negeri, dari negara China juga mau membantu kita untuk melakukan persiapan," klaim Ketua Komisi C DPRP Papua yang juga Bidang Hubungan Luar Negeri KONI Papua, Jan Ayomi, usai menerima Tim Verifikasi dari KONI Pusat, Selasa (11/2/2014).

Ayomi mengatakan, seandainya Papua terpilih sebagai tuan rumah PON XX, maka KONI Papua bersama Gubernur Papua akan berangkat ke China untuk menindaklanjuti pembicaraan dengan beberapa pengusaha dan pemerintah China.

"Kalau Papua sudah ditetapkan sebagai tuan rumah PON XX, kami dan gubernur akan berangkat ke China untuk menindaklanjuti pembicaraan dengan pengusaha dan pemerintah China," ujar Ayomi.

Selain bicara masalah pembangunan venue-venue untuk PON XX, pemerintah provinsi Papua juga membicarakan pelatihan atlet-atlet Papua untuk berlatih di China. Untuk persiapan itu akan direkrut altel-atlet muda untuk dibawa berlatih di China.

Papua juga punya rencana mengirim atlet-atletnya untuk berlatih di beberapa negara Asia, termasuk China, demi meningkatkan prestasi di ajang PON.

"Itu untuk jangka pendek atlet-atlet persiapan untuk PON tahun 2016 di Jawa Barat. Saya berpikir untuk merebut tempat terhormat di PON nanti, kita akan kirim atlet-atlet berlatih di negara Asia yang cukup baik seperti karate dan pencak silat ke China, renang ke Australia," kata Ayomi.

Terkait anggaran untuk menggelar PON XX, pemerintah Papua sudah mempersiapkan dana yang cukup besar untuk pembangunan venue-venue, sarana, dan peralatan hingga atlet.

"Tahun ini saja anggaran Rp 150 miliar sudah disetujui DPRP dan setiap tahunnya Rp 100 miliar dana cadangan untuk persiapan PON XX akan dianggarkan. Bila kurang menjelang tahun 2020 kita akan tambah menjadi Rp 200 miliar," ujar Ayomi.

Ditambahkan Ayomi, kalau dana penyelenggaraan PON XVIII Riau 2012 mencapai Rp 3 triliun, maka Papua akan mempersiapkan Rp 6 triliun.

"Setiap tahun kita menyediakan dana cadangan Rp 100 miliar. Untuk menjelang pelaksanaan PON 2020 mendatang dana cadangan ini bisa ditambah hingga Rp 200 miliar per tahun. Jadi menjelang tahun 2020 dana sudah mencapai Rp 10 triliun. Kalau dana sebegitu besar kita tidak perlu mengharapkan dana pusat lagi," katanya. (detiksport/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Hyundai Gandeng Arta Graha Bangun Pabrik di Indonesia
PTPN III Salurkan Bantuan PKBL Rp 1,7 M untuk Renovasi Rumah Ibadah dan Sekolah
Pemko Diminta Libatkan Kepling Bantu Pensiunan untuk Bayarkan PBB
Antisipasi Banjir Medan, BWSS-II akan Bangun 2 Bendungan dan Keruk 4 Sungai
Puncak Papua Tak Lagi Terisolir, Bupati: Terima Kasih Jokowi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU