Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Jelang Chelsea vs Liverpool
Pertarungan Sengit, Antara Murid dan Guru
Minggu, 29 Desember 2013 | 18:31:06
Brendan Rogers
London (SIB)- Chelsea akan menjamu Liverpool dalam lanjutan Liga Premier di Stamford Bridge pada Minggu (29/12) pukul 22.30 WIB. Manajer Chelsea Jose Mourinho mengisyaratkan kekhawatirannya terhadap pendulang gol Si Merah, Luis Suarez.

Laga akan diprediksi akan berjalan sengit karena kedua tim hanya terpisah satu angka. Saat ini Chelsea berada di peringkat tiga dengan mengumpulkan 37 poin. Sedangkan The Reds satu strip di bawah The Blues dengan 36 angka.

"Mungkin Suarez akan mengalami cedera kecil hari ini. Cedera kecil saja. Saya tidak berharap cedera parah. Cedera yang membuatnya harus absen bermain selama empat hari," canda Mourinho seperti dikutip Metro.

Dalam kesempatan ini, The Special One ini mengungkapkan kalau timnya masih kelelahan sehingga hanya menang tipis atas Swansea City. Namun kemenangan itu cukup untuk membuat John Terry dan kawan-kawan bertahan di posisi empat besar.

Sejak 12 Desember, Chelsea tak pernah mencetak lebih dari dua gol. Tidak produktifnya permainan Chelsea di lima laga terakhir membuat Mourinho kesal. Menurut dia, minimnya produktivitas gol Chelsea mulai membuatnya pusing.

Rodgers berterima kasih kepada Mourinho
Brendan Rodgers bisa dibilang adalah salah satu anak didik Jose Mourinho. Untuk itu Rodgers pun berterima kasih kepada "sang guru" karena jasanya lah ia bisa menangani tim sebesar Liverpool saat ini.

Seperti halnya Andre Villas-Boas, Rodgers sebelum memulai karier kepelatihannya adalah anggota staff pelatih Mourinho. Ketika Mourinho datang ke Chelsea pertama kali di tahun 2004, ia menunjuk Rodgers untuk melatih youth team di klub asal London Barat itu.

Selama tiga tahun bekerja sama dengan Mourinho, Rodgers mengakui ia banyak mendapatkan ilmu dari pria asal Portugal itu dan sempat dipromosikan sebagai manajer tim reserve Chelsea.

"Aku mungkin tidak akan duduk di sini jika bukan karenanya. Ketika aku membicarakan soal Jose, aku berpikir dia sebagai seorang teman. Ketika aku bertemu dengannya di September 2004 untuk membicarakan kemungkinan aku mendapat posisi di Chelsea, kami langsung bicara blak-blakan," tutur Rodgers.

"Saat itu, aku mempersiapkan kemungkinan bahwa suatu hari aku akan menjadi manajer. Dan aku belajar dari seorang manajer top."

Akhir pekan ini untuk pertama kalinya setelah berpisah sekitar enam tahun, Rodgers akan kembali bertemu Mourinho di atas lapangan.

Bukan sebagai kawan melainkan lawan kala Liverpool menyambangi Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (29/12) malam WIB. (detiksport/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kalah Pada Pertandingan Pertama, Chelsea Diminta Jangan Panik
Indonesia Kalahkan Malaysia di Laga Perdana SEAG Polo Air
Conte: Jangan Favoritkan Chelsea
Coutinho Ajukan Permintaan Dijual, Ditolak Liverpool
Watford Tahan Seri Liverpool, Lini Pertahanan Jadi Sorotan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU