Home  / 
Final Gala Catur Emas
Persaingan Antar Master Kian Sengit
Jumat, 19 Oktober 2018 | 13:36:12
SIB/Dok
BERTANDING: Peserta final Gala Catur Emas 2018 Road To Master saat bertanding pada hari kedua di Garuda Plaza Hotel Medan, Kamis (18/10).
Medan (SIB) -Babak final turnamen Gala Catur Emas 2018 Road To Master memasuki hari kedua di Garuda Plaza Hotel Medan, Kamis (18/10). Setelah banyak kejutan terjadi di hari pertama kemarin, kali ini persaingan antar peserta semakin sengit.

Pertandingan pun semakin seru karena diawasi langsung oleh Inspektur Pertandingan dari PB Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Pusat. Menggunakan Swiss Manager Computerized System, para Mastes Nasional (MN) maupun Master Internasional (MI) tak ingin kehilangan poin.

MI Dede Liu ditahan seri oleh MN Muhammad Johan Goliong. Sementara MI Sean Winshand C menyapu dua babak sekaligus diikuti FM Pitra Andika asal Medan yang juga memenangkan 2 babak.

Di pertandingan lain, MN Edi Raya Napitupulu ditahan seri oleh Non Master Sukardi asal Medan. Sedangkan MN Hardian Anwar kalah oleh MN John Roy Damanik. Sementara itu MN Sukarnedi ditahan imbang oleh Non Master Hisar P Sitanggang asal Medan. MN Jamta Naibaho kalah oleh Non Master Pasti Tarigan asal Medan. Kekalahan juga diderita MN Davit Sembiring dari Non Master Francis Siahaan asal Balige.

Adapun program Gala Catur Emas ini digelar sejak tahun 2015, dengan tujuan untuk menggairahkan dan menggali bibit-bibit pecatur yang potensial di Medan dan Sumatera Utara. "Kita ingin mengangkat budaya Sumatera Utara. Catur merupakan budaya Sumut yang menjadi konsentrasi kami untuk dikembangkan karena potensinya cukup besar. Tahun ini program yang diinisiasi oleh Galan Kretek bekerja sama dengan Percasi Sumut dengan total hadiah Rp35 juta," ucap Perwakilan PT Wismilak Inti Makmur, Tbk Sumbagut, Joko Sugianto.

Dijelaskan, untuk puncak malam penyerahan hadiah Gala Catur Emas 2018 Road To Master akan diadakan di Lapangan Tanah 600 Marelan Medan, Minggu (21/10). Acara puncak dimeriahkan oleh grup orkes moral PMR (Pengantar Minum Racun) dan AyuAnjani, fitur Rumah Kretek, aneka permainan, bazaar dan lainnya. (R21/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Paripurna RPJMD Hanya Dihadiri 10 Anggota Dewan
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Raih Gelar Magister Hukum di Medan
Anggota DPRD Medan Nilai, Pemko Masih Tebang Pilih Tertibkan Reklame
Melindungi Anak-anak Dari Bahaya Rokok
Bupati Indramayu Tepis Isu Mundur karena Masalah di KPK
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU