Home  / 
Selangkah Lagi, Prancis!
* Prancis Mengubah Ketakutan Jadi Senjata * Deschamp : Prancis Belum Raih Apa-apa
Kamis, 12 Juli 2018 | 15:11:39
Saint-Petersburg (SIB) -Paul Pogba meminta Prancis fokus total menatap final Piala Dunia 2018. Masih ada rintangan sekali lagi yang harus dilalui untuk mengangkat trofi.

Prancis memastikan satu tiket final Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Belgia 1-0 di semifinal. Gol tunggal Samuel Umtiti di Saint-Petersburg, Rabu (11/7) dini hari WIB membawa Les Bleus ke partai puncak di Rusia.

Keberhasilan Prancis ke final Piala Dunia 2018 membuat mereka berkesempatan menebus kekalahan di final Piala Eropa 2016. Ketika itu, di rumah sendiri, Prancis dikalahkan Portugal di final Euro.

Pogba pun mengingatkan Prancis agar jangan larut dulu dalam euforia setelah lolos final Piala Dunia 2018. Tim Ayam Jantan diminta fokus melewati rintangan sekali lagi di partai puncak agar tidak mengulangi kekalahan dua tahun lalu.

"Ini hal yang indah, bagus, tapi masih ada selangkah lagi. Hari ini saya senang, tetapi tidak seperti di Euro (2016). Ketika itu kami punya kans untuk juara, tetapi kami melewatkannya dan kami tidak mau melewatkan kesempatan kali ini," kata Pogba.

"Anda harus fokus. Kami menikmatinya [kemenangan] sedikit, tetapi kami sekarang harus fokus ke final. Kami bisa kesana [pada 2016], kami hampir memenangkan gelarnya dan ternyata kami gagal."

"Ini membuat saya senang melihat orang-orang juga senang, tetapi saya berharap membuat mereka lebih bahagia pada tanggal 15 Juli nanti," imbuhnya.

Tim besutan Didier Deschamps itu selanjutnya tinggal menunggu pemenang semifinal lainnya antara Kroasia vs Inggris. Laga final sendiri akan dilangsungkan di Luzhniki Stadium, Moskow, Minggu (15/7).

Ketakutan Jadi Senjata
Prancis tadinya mengkhawatirkan situasi bola mati yang bisa menjadi senjata Belgia. Namun, hal itu ternyata justru menjadi senjata mereka sendiri untuk menang.

Gol Umtiti tersebut berawal dari situasi tendangan sudut. Umtiti yang berdiri di tiang dekat mengalahkan Marouane Fellaini dalam duel udara untuk menyundul si kulit bundar ke dalam gawang Belgia.

Kiper sekaligus kapten Prancis, Hugo Lloris, mengungkapkan bahwa timnya sempat risau Belgia akan memanfaatkan situasi-situasi bola mati untuk mencetak gol. Keberadaan pemain-pemain dengan postur besar seperti Romelu Lukaku, Vincent Kompany, dan Fellaini memang membuat Belgia amat berbahaya dalam situasi tersebut.

"Kami sebelumnya mengkhawatirkan mereka dalam situasi-situasi bola mati, tapi pada akhirnya malah kami yang mencetak gol dengan cara itu," ujar Lloris seperti dikutip Reuters.

Kemenangan Prancis juga tak lepas dari penampilan gemilang Lloris di bawah mistar. Kiper milik Tottenham Hotspur itu membuat total tiga penyelamatan, termasuk menepis tembakan keras Toby Alderweireld di babak pertama dan sepakan jarak jauh Axel Witsel di menit-menit akhir.

"Kami semua berusaha membantu tim dan itu akan menjadi pandangan kami lagi ketika kami main pada hari Minggu," kata Lloris, merujuk pada laga final yang akan digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (15/7).

Prancis kini tinggal menunggu lawan di final. Mereka akan berhadapan dengan Kroasia atau Inggris di partai puncak.

Belum Raih Apa-apa
Prancis memang sudah menjejak ke final Piala Dunia 2018. Meski begitu, Didier Deschamps menegaskan bahwa Les Bleus belum meraih apa-apa.

Deschamps Prancis pernah ada dalam posisi yang sama dua tahun lalu. Mereka menjejak ke babak final Piala Eropa 2016.

Babak puncak itu berakhir pahit untuk Deschamps dan anak asuhnya. Mereka menelan kekalahan dari Portugal di hadapan publiknya sendiri.

Berdasar pengalaman itu, Deschamps pun tak mau dihinggapi euforia berlebihan dengan keberhasilan Prancis mencapai babak final Piala Dunia 2018. 

"Laga terpenting akan dihelat Minggu nanti. Kami memberi keuntungan untuk diri kami sendiri dengan mencapai final Piala Dunia. Saya ada di sana dua tahun lalu (Final Piala Eropa 2016) dan sangat menyakitkan. Kami ingin merasakan kemenangan sekarang," ujarnya dilansir BBC.

"Memenangi semifinal tak ada artinya setelah kalah di final dua tahun lalu. Kami mendapat kesempatan untuk memberikan kebahagiaan bagi banyak orang. Tapi, kami akan mencoba memberikan kebahagiaan yang lebih besar lagi pada minggu nanti," dia menambahkan. (detikSport/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bertemu Pejabat Singapura, Ketua MPR Sampaikan Kondisi Politik RI
15 Hektare Hutan Konservasi di Riau Terbakar
Hari Ini, KPU Sampaikan Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019
Bendera Peserta Asian Games Pakai Bambu, PDIP DKI: Tidak Pantas!
Jokowi Ajak Anak-anak Bermain dan Berdendang di Halaman Istana
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU