Home  / 
Rekomendasi Piala Presiden 2018 yang Dipermasalahkan BOPI
* Juara Piala Presiden 2018 Berhadiah Rp3,3 M
Minggu, 14 Januari 2018 | 13:18:02
Jakarta (SIB) -Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tak memberi rekomendasi penyelenggaraan Piala Presiden 2018. Ini komentar organizing committee Piala Presiden terkait hal tersebut.

BOPI tidak memberi rekomendasi penyelenggaraan dengan alasan legalitas beberapa klub bermasalah. Klub yang dimaksud adalah Persebaya Surabaya, PSMS Medan, PSIS Semarang, Martapura FC dan PSPS Pekanbaru.

Kelima klub itu sedianya sempat diverifikasi BOPI sebelum kompetisi bergulir tahun lalu. Namun patut diingat, Persebaya, PSMS, PSIS, Martapura dan PSPS adalah tim Liga 2, kompetisi yang hasil verifikasinya 'cukup bermasalah' pada saat itu.

Anggota organizing committee Piala Presiden 2018 Risha Adi Widjaya mengaku sudah berbincang dengan BOPI terkait masalah ini. Ia mengaku sudah mempersiapkan berkas-berkasnya.

"Terkait BOPI, kami sudah bertemu kemarin dan coba bertemu lagi mungkin dalam satu-dua hari lagi karena kemarin tidak bisa ketemu dengan ketua umumnya.
Sesuai dengan visi dan misi kami, kami dari OC tidak mau melanggar apapun, kami ikuti aturan yang ada, dan memberi contoh bahwa tidak ada yang dilanggar," Risha menegaskan, Jumat (12/1).

"BOPI meminta kelengkapan legalitas klub-klub itu, kami ada, tinggal serahin aja. Tantangannya adalah beberapa klub dari liga 2, kalau liga 1 semua beres."

"Yang menjadi diskusi hangat kemarin itu juga soal perizinan pemain asing. Pendaftaran pemain kami sudah terbuka sampai kick off pertama grup terakhir. Itu yang kami minta pengertian karena tahu tidak mungkin klub bisa mendaftarkan pemain secepat itu," ia menambahkan.

Piala Presiden 2018 diikuti 20 tim yang terbagi dalam lima grup. Turnamen itu digelar pada 16 Januari-17 Februari 2018 di mana pembukaannya berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.

BERHadiah Rp 3,3 M
Panitia penyelenggara menjanjikan peningkatan jumlah hadiah bagi juara Piala Presiden 2018. Jika di edisi sebelumnya Rp 3 miliar, di turnamen tahun ini naik 10 persen.

Kick-off Piala Presiden 2018 rencananya akan dilakukan, Selasa (16/1) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. Pertandingan Persib Bandung vs Sriwijaya FC akan menjadi laga pembuka.

Untuk juara, panitia menyiapkan hadiah sebesar Rp 3,3 miliar. Sementara runner-up mendapat Rp 2,2 miliar, peringkat ketiga Rp 1,1 miliar, peringkat empat Rp 550 juta.

Tak hanya itu, Piala Presiden juga akan memberikan hadiah untuk beberapa kategori. Top skorer akan mendapat uang Rp 150 juta, pemain terbaik Rp 250 juta, pemain muda terbaik Rp 150 juta, wasit terbaik Rp 50 juta, suporter terbaik Rp 100 juta, lomba pemberitaan Rp 180 juta.

"Hadiah cukup menarik. Ada peningkatan dari sebelumnya. Kami baru saja selesai bertemu dengan 20 klub untuk menyampaikan regulasi dan hal lain untuk pertandingan Piala Presiden," ujar Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2018, Berlinton Siahaan, di Jakarta, Jumat (12/1).

Selain itu, klub tuan rumah akan mendapat subsidi senilai Rp 800 juta, sedangkan tim tamu mendapat subsidi perjalanan Rp 100 juta, kecuali Persipura Jayapura dan Perseru Serui yang mendapat 125 juta.

Setiap kemenangan yang diraih hingga perempat final, klub mendapat Rp 125 juta. Adapun tim yang menelan kekalahan mendapat Rp 75 juta. Klub yang meraih hasil seri memeroleh match fee Rp 100 juta.

Klub Boleh Turunkan Pemain yang Belum Dikontrak
Piala Presiden 2018 memberikan keringanan terkait administrasi pemain. Panitia penyelenggara memperbolehkan pemain tanpa kontrak untuk diturunkan di turnamen pramusim tersebut.

Sebelumnya, BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) meminta agar seluruh klub diverifikasi terlebih dahulu. Setiap klub wajib memberikan data soal izin kerja pemain, pelatih asing, dan legalitas klub-klub peserta.

Namun, anggota OC (Organizing Committee) Piala Presiden 2018, Risha Adi Widjaya, mengatakan bahwa klub boleh saja mendaftarkan pemain yang belum memiliki ikatan kontrak. Sebab, banyak klub yang memanfaatkan Piala Presiden sebagai ajang seleksi pemain.

"Salah satu dari visi dan misi Piala Presiden 2018 ini adalah prestasi, di mana bisa dijadikan sebagai ajang pramusim. Maka itu, dari regulasi kami sedikit fleksibel. Sebelum ini dijalankan, kami sudah berkoordinasi dengan departemen terkait," ujar Risha di Jakarta, Jumat (12/1).

"Jadi, tak perlu kontrak pemain, karena ini hanya satu bulan durasi turnamennya. Dalam kontrak itu tidak ada aturannya durasi kontrak satu bulan. Terkait permintaan BOPI, yang krusial adalah lima klub yang dari Liga 2, yang belum diverifikasi sama sekali. Nanti kami akan usahakan dalam beberapa hari ke depan data-data legalitasnya klub-klub itu akan kami berikan ke BOPI," imbuhnya.

"Kami akan membantu klub untuk mengurus hal itu. Tentunya dengan dokumen yang lengkap, dan prosesnya mungkin hanya dua hari izinnya," kata Risha.

Soal regulasi pemain, Risha menambahkan bahwa setiap klub juga diperbolehkan mendaftarkan enam pemain asing di Piala Presiden. Namun, hanya empat pemain saja yang bisa dimainkan.

"Jadi sistemnya tetap 3+1, tiap klub hanya bisa memainkan tiga pemain asing dari negara mana pun plus satu pemain asing Asia di tiap pertandingan," katanya. (detiksport/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pemerintah Turki Akhiri Keadaan Darurat
Mengenal Deretan Presiden yang Rela Gajinya Dipangkas
Rusia Klaim Ciptakan Teknologi yang Bisa Bikin Tentara Menghilang
Demi Ritual Ilmu Hitam, Tiga Kakak Beradik Mutilasi Ibu Kandung
Trump Sebut Tidak Ada Batasan Waktu untuk Denuklirisasi Korea Utara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU