Home  / 
Kemenag Angkat Isu Perdamaian di Kemah Pramuka Santri 2018
Jumat, 10 Agustus 2018 | 22:02:11
Jakarta (SIB) -Setelah melewati berbagai tahapan persiapan, Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V tahun 2018 siap digelar. PPSN V akan diadakan di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayuti-Musa, Muaro Jambi, Jambi, pada 1-7 Oktober 2018.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan bahwa PPSN tahun ini menjadi bagian dari peringatan Hari Santri 2018 yang akan di-launching Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (10/8).

"Karena rangkaian dari Hari Santri 2018, maka tema PPSN V juga menjadi sub tema dari Hari Santri yang bertajuk 'Bersama Santri Damailah Negeri', sehingga tema Kemah Pramuka Santri berjudul 'Pramuka Santri Menebar Kedamaian untuk Indonesia yang kuat dan Berkarakter'," kata Zayadi dalam rapat koordinasi, Rabu (8/8) siang, di kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Melalui momentum PPSN, Zayadi menyatakan ingin mengenalkan kepada masyarakat tentang ciri khas keunggulan pramuka pesantren beserta tradisinya. Sehingga nanti dalam pelaksanaan perkemahan tercermin kegiatan yang khas ala pesantren.

"Rangkaian kegiatan PPSN 2018 memuat seremonial, mental spiritual, teknik kepramukaan, iptek, kesakaan, petualangan, wawasan, keterampilan, seni budaya, prestasi, bakti, kegiatan pinkondan dan bindamping," paparnya.

Kanwil Kemenag Jambi dan Pemda Muaro Jambi selaku tuan rumah sudah menyatakan siap untuk melaksanakan PPSN yang diadakan wilayahnya. "PPSN bukan semata-mata kegiatan Direktorat, tapi kegiatan Kementerian, karena itu kita harus bertanggungjawab secara penuh, yaitu dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan," tegas Zayadi.

Kemenag sudah empat kali menggelar PPSN. Tahun ini adalah gelaran ke-5. "Dengan modal pengalaman itu, kita berharap penyelenggaraan ini semakin baik. Kita optimis karena pengalaman empat PPSN sebelumnya," yakinnya. (Kemenag/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
102 Ribu Napi Dapat Remisi 17 Agustus, 2.220 Orang Langsung Bebas
Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun
Bertengkar dengan Suami, Ibu di Bolivia Gantung 3 Anaknya
Malaysia Cabut Undang-undang Anti-hoax yang Kontroversial
5 Tahun Beraksi, Anggota Jaringan Selundupkan 500 Ekor Cenderawasih
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU