Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Deklarasi Serpong Tolak Setiap Penyalahgunaan Agama
Jumat, 24 November 2017 | 17:45:35
SIB/Kemenag
DEKLARASI: Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin pimpin pembacaan Deklarasi Serpong jelang pembukaan IIEE 2017.
Serpong (SIB) -Ajang pembukaan International Islamic Education Expo (IIEE) 2017 di ICE BSD City menjadi momentum dikeluarkannya Deklarasi Serpong.

Deklarasi ini dibacakan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Selasa (21/11), diikuti perwakilan ormas dari NU, Muhammadiyah, Mathla'ul Anwar, dan Al Khairat, serta Rektor UIN Jakarta dan Rektor UIN Surabaya mewakili pimpinan Perguruan Tinggi Keagaman Islam (PTKI).

Salah satu poin dari deklarasi ini adalah pernyatan bersama untuk menolak setiap penyalahgunaan agama untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan watak dasar dan tujuan agama itu sendiri. Deklarasi ini juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memajukan pendidikan Islam sebagai solusi bagi tantangan zaman, sarana mewujudkan perdamaian dunia, dan upaya meningkatkan maslahat bagi umat manusia.

Berikut ini naskah Deklarasi Serpong:

Dengan rahmat Allah SWT, kami insan pendidikan Islam meyakini bahwa:

Pendidikan Islam ditujukan untuk menciptakan manusia paripurna (insan kamil) yang bercirikan sehat jiwa dan raga, berakhlak mulia, luhur dalam berbudaya, bermanfaat bagi sesama, dan senantiasa menebarkan kemaslahatan bersama.

Pendidikan Islam turut membentuk harmoni keberagamaan dalam keberagaman masyarakat dunia, serta turut memajukan ilmu pengetahuan dan peradaban semesta.

Pendidikan Islam adalah sarana melahirkan generasi yang berkeadaban dan berkemajuan, serta memuliakan agama sebagai nilai suci yang memanusiakan manusia.

Berdasarkan itu, kami menyatakan:

1. Setia mengamalkan sekaligus menggaungkan nilai-nilai Islam wasatiyyah yang rahmatan lil alamin.

2. Menjunjung tinggi nilai ketuhanan, mengedepankan martabat kemanusiaan, merajut persatuan, merawat kebersamaan, dan mempedulikan keadilan sosial dalam membangun peradaban.

3. Menolak setiap penyalahgunaan agama untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan watak dasar dan tujuan agama itu sendiri.

4. Mengajak seluruh elemen bangsa untuk memajukan pendidikan Islam sebagai solusi bagi tantangan zaman, sarana mewujudkan perdamaian dunia, dan upaya meningkatkan maslahat bagi umat manusia. (Kemenag/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Samosir Serahkan Alat-alat Kebersihan
Dinas PP dan PA Tapsel Gelar Seminar Etika Perempuan dalam Organisasi
Tim Penilai Kecamatan Terbaik Turun ke Marancar Tapsel
BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Keluhkan Pembayaran Iuran Jasa Konstruksi di Tapteng
Sedang Dikerjakan, Aspal Jalan Lahusa-Gomo Sudah Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU