Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Puncak Tahun Perempuan HKBP Sudirman Beri Tali Kasih Kepada Lansia Berusia 80-92 Tahun
Perempuan Batak Harus Utamakan Pendidikan Anak, Jangan Suka Habiskan Waktu Menggosip
Selasa, 23 Juni 2015 | 14:30:08
SIB/Horas Pasaribu
Ketua Umum Panitia Tahun Perempuan HKBP Resort Medan Sudirman Ny Lince L Tobing br Napitupulu (kiri), dan Pendeta Resort Pdt Dr Plasthon Simanjuntak menyerahkan bingkisan kasih kepada jemaat HKBP Sudirman yang lanjut usia (lansia) pada puncak pesta perayaan tahun Perempuan HKBP di HKBP Sudirman Medan, Minggu (21/6).
Medan (SIB)- Gereja HKBP Resort Medan Sudirman melaksanakan pesta puncak tahun perempuan se Resort Medan, Minggu (21/6). Even ini diisi berbagai kegiatan, diawali dengan pelaksanaan hari doa sedunia pada 19 April lalu yang diikuti 170 negara dan Bahama sebagai tuan rumah. Perempuan HKBP Sudirman melaksanakannya dengan mengenakan pakaian ala Bahama. Kegiatan kedua adalah seminar di Balai Rasa Sayang Hotel Polonia dengan topik “Ina Soripada Napantas Marroha” ditinjau dari aspek theologia dan  keberdayaan. Kemudian berbagai perlombaan pun digelar.

Seluruh pelayan ibadah pada puncak pesta itu adalah perempuan, mulai dari pengkhotbah Pdt Sondang br Napitupulu MTh, liturgis Pdt Rolina Boangmanalu STh MM, pembaca warta jemaat St Dr  Roos br Sinaga, petugas kolektan St MN br Simanjuntak, St D br Tampubolon, St W br Nainggolan, St N br Sianipar, St E br Purba, St ME br Simanjuntak, St T br Siahaan, Cst.Ch M br Sibarani, AMKA Penerima tamu St E br Lumbantobing, St R br Sitompul, Song Leader: Ny Siska Panjaitan br Munthe, Ny Rotua Harianja br Simatupang, Ny Netty Situmorang br Simbolon SE, pemusik dr Margareth Aritonang dan Bengar Tampubolon.

Tema dari: Satu di dalam Kristus Yesus (Galatia 3:28c). Subtema: perempuan HKBP terpanggil sebagai pelopor, pembaharuan, perdamaian dalam keluarga dan masyarakat.  Ketua Umum Panitia Ny Lince L Tobing br Napitupulu mengatakan, wanita HKBP harus mengutamakan keluarga yakni pendidikan anak-anak. Motivasi itu sudah disampaikan komponis Nahum Situmorang lewat lagunya: Anakhon hi do hamoraon di ahu (anakku adalah kekayaan).

“Karena orang tidak pernah bertanya berapa harta kekayaan kita, tapi menanyakan pendidikan anak-anak. Perempuan Batak harus terpanggil untuk menjadi pembaharuan sehingga harus ada koreksi diri, apa yang sudah kita perbuat untuk keluarga,” jelas Lince.

Selama ini perempuan terkenal dengan keterampilannya, tapi berkat era globalisasi yang makin canggih perempuan jadi terbuai dan tidak sadar bisa terjerumus. Di zaman sekarang ini perempuan jadi hidup konsumerisme, akibatnya yang timbul penyakit. Selain itu perempuan banyak membuang-buang waktu karena “lengket”  dengan BBM-an. Ponsel menjadi sarana bergosip ria.

“Akibatnya pekerjaan rumah tidak dikerjakan lagi, harus kita sadari tidak semua dari kita yang memiliki pembantu rumah tangga. Meski kita anggap sulit, tapi biasakanlah menggunakan HP untuk komunikasi seperlunya, inilah salah satunya yang perlu kita perbaharui,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, panitia mengundang 60 orang lansia (lanjut usia) dari yang berusia 80 sampai 92 tahun terdiri dari, 10 orang laki-laki dan 50 orang perempuan untuk diberi tali kasih. Menurut Lince ini adalah kebanggaan perempuan HKBP Sudirman, karena tidak semua orang yang mendapat kesempatan umur panjang. “Kami ingin seperti orang tua kami ini, tapi keinginan itu tidak hanya sekedar keinginan, perlu melaksanakan pola makan yang terjaga dan berolahraga, tapi kebanyakan dari kita malas berolahraga, marilah kita jaga pola hidup agar bisa panjang umur seperti para orang tua kita ini,” jelasnya.

Tali kasih kepada lansia diserahkan Pendeta Resort HKBP Medan Pdt DR Plasthon Simanjuntak bersama Ketua Umum Panitia Ny Lince Tobing br Napitupulu, GM Intan Panggabean, Ketua Tahun Perempuan Distrik X Medan-Aceh Ny Elbiner Silitonga Dame br Hutagalung dan Ny Irjen Pol Robert Aritonang br Pasaribu. Para lansia tersebut di antaranya Ny Siregar br Siahaan (92 tahun), Ny PA Sagala br Nadeak (91), Ny Pasaribu br Siahaan (90), Ny Siahaan Fatimah br Hutagaol (90), Firman Hutapea (88), Raja Musa Panjaitan (87), Ny Silalahi br Nainggolan (87), Ny Siregar br Simanjuntak (86), Ny Sitanggang br Malau (86), Ny Silaen, Mutiara br Panjaitan (86), Ny St R Siburian br Sianturi (86), Ny St F Pardede br Tambunan (86), Ny BP Hutapea br Gultom (86), Ny Sitompul br Panggabean (86), ME Simanjuntak (86), Ny SInaga br Simanjuntak (85), St AN Sidauruk (85), Ny Prof, Dr Boloni Marpaung br Ritonga (80) dan lainnya. (A12/y)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pesawat Bertenaga Listrik Meluncur pada 2020?
Unik, RS di China Punya Robot Suster
Teknologi E-Voting Laris untuk Pemilihan Kepala Desa
Apple Bakal Tinggalkan Pembaca Sidik Jari Demi Sensor Wajah
OnePlus Ketahuan Koleksi Data Pengguna Tanpa Permisi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU