Home  / 
8 Hari Dirawat di RSUD Adam Malik, Bayi dengan Usus di Luar Tubuh Belum Bisa Operasi
Kamis, 8 November 2018 | 15:49:25
Medan (SIB) -Pasca delapan hari dirawat di Ruang Feto Maternal-Neonatologi RSUP H Adam Malik, bayi yang ususnya berada di luar tubuh masih mendapat perawatan intensif dan diinfus.

"Ususnya yang keluar masih dibungkus dengan pembungkus khusus yang diganti setiap kali basah," kata Kasubag Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak SSos MIKom kepada wartawan, Rabu (7/11).

Ia mengatakan, bayi makan melalui selang infus. Sedangkan minum susu memakai NGT. Tim medis belum ada rencana melakukan operasi. Sebab, buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK) lancar.

Rosa mengatakan bayi rujukan dari RSUD H Abdul Manan Simatupang Kisaran, Kabupaten Asahan tersebut, akan dirawat dalam jangka panjang, sebab ususnya dibungkus selaput. "Jadi kemungkinan menunggu dia besar dan berharap ususnya masuk dengan sendirinya dan selaputnya tertutup kulit. Apabila selaputnya pecah akan direncanakan operasi oleh tim medis," ujarnya.

Sebelumnya, dokter penanggungjawab pasien, dr Erjan Fikri SpBA (K) mengatakan sampai sejauh ini, kondisi pasien mendapatkan tindakan konservatif. Bila ada timbul infeksi pada tubuhnya, tim medis segera melakukan tindakan yang kompleks.

"Memang, dari pertama masuk ke ruangan diberi asupan makanan bayi untuk melihat respon pada ususnya. Saat buang air besar dan buang air kecil bagus, bahkan tidak muntah," kata dr Erjan.

Memang, pasien ususnya tidak di dalam badan, namun masih tertutup selaput halus. "Bukan kulit. Selaputnya tembus pandang sehingga nampak ususnya dan ada di luar rongga perut tapi masih ada pembungkus," ungkap Erjan.

Menurut Erjan, dengan perawatan selaput tersebut bisa berubah menjadi kulit. Namun, ada kalanya kondisi yang dialami bayi baru lahir ini, selaputnya pecah sehingga terpaksa dilakukan operasi. Selain ada selaput yang menutupi, jenis yang lain bayi memang lahir ususnya di luar dan tidak ada pembungkus sama sekali.

Untuk kasus ini, harus mendapat pertolongan segera. "Tapi untuk semua kasus sangat tergantung dari perawatan anti natal sebelum dilahirkan. Sebab sebelum bayi ini (dilahirkan), saat hamil sudah terdeteksi oleh ahli kandungan," jelas dia. 

Faktor yang menyebabkan usus di luar ini diantaranya, terpapar asap rokok, ibu kurang gizi atau mungkin ada penyakit tertentu yang diderita ibu saat hamil. Terkait kasus bayi lahir dengan usus di luar ini, lanjutnya, akan dilakukan operasi. "Operasi itu nanti dilakukan sesudah bayi lebih besar dan lebih kuat," tuturnya.

Seperti diketahui, anak dari Nurul Azmi Ritonga (25) dan Syahyanti Solin (25) ini diberi nama Alifa Adzkiya Shakila Ritonga, jenis kelamin perempuan, masuk ke RS Adam Malik pada 31 Oktober 2018, pukul 18.00 WIB.

Pasien itu rujukan dari RSUD H Abdul Manan Simatupang Kisaran, Kabupaten Asahan. Bayi tersebut tidak lahir di rumah sakit tipe A itu. Data yang diterima bayi lahir dengan berat badan 4 Kg dalam kondisi usus berada di luar, dengan keadaan umum yang cukup stabil. (A17/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU