Home  / 
Surat Pertama Belum Dijawab, Pedagang Pasar Inpres Titikuning Surati Lagi Ombudsman RI
Kamis, 8 November 2018 | 15:48:27
Medan (SIB) -Setelah hampir dua bulan surat ke Ombudsman RI perwakilan Sumut terkait keluhan para pedagang Pasar Kp Baru/Titikuning Komplek Pasar Inpres Jalan Brigjend Hamid Medan belum dijawab, perwakilan pedagang Pasar Inpres Titikuning kembali melayangkan surat kedua sembari mengadu ke SIB.

Dalam surat pengaduannya yang disampaikan ke SIB kemarin, perwakilan pedagang Zulfachri Hamid menyebutkan, para pedagang sudah menyurati Ombudsman RI perwakilan Sumut pada 17 September yang diterima Wity Permata.

"Namun hingga hari ini tidak ada jawaban atau penjelasan tertulis dari Ombudsman," kata Zulfachri.

Menurutnya, jawaban tertulis itu sangat dibutuhkan pedagang karena Kepala Pasar Titikuning telah mendesak mereka untuk melunasi biaya revitalisasi pasar dengan masing-masing kios sebesar Rp6 juta yang dirasa memberatkan.

Disebutkannya, sejak awal proses pembangunan Pasar Inpres Tradisional Modern Titikuning Medan 3 lantai, para pedagang menyatakan tidak setuju. Hal mendasar menurut pedagang, karena bertentangan dengan program pemerintah pusat yang pernah disampaikan Wapres RI Jusuf Kalla saat pertemuan dengan kepala-kepala daerah di Jakarta. Wapres pada kesempatan itu mengingatkan jangan sekali-kali mencoba mengubah Pasar Inpres menjadi Pasar Tradisional Modern.

Namun Pasar Inpres telah dirubah menjadi Pasar Tradisional Modern Titikuning 3 lantai. Hingga saat ini katanya, sudah 3 tahun tidak selesai pembangunannya. Para pedagang sudah memohon kepada aparat penegak hukum agar membantu mereka menyelesaikan permasalahan ini.

"Para pedagang sejak Mei 2016 sudah memohon kepada Ombudsman RI untuk memberikan surat keputusan yang menyatakan pembangunan Pasar Tradisional Modern itu tidak layak dilanjutkan, namun belum ada jawabannya," kata Zulfachri.

Para pedagang sudah menyampaikan penderitaan yang mereka alami sejak pembangunan Pasar Tradisional Modern ini. Surat keberatan yang disampaikan pedagang juga sudah diserahkan ke Kantor Wali Kota Medan, DPRD Medan, BKD Medan, Direksi PD Pasar Medan dan Kapoldasu. (A13/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU