Home  / 
Banyak Dokter di Malaysia Lulusan dari USU, Tapi Masyarakat Sumut Berobat ke Penang
Selasa, 6 November 2018 | 15:44:09
Medan (SIB) -Universitas Sumatera Utara (USU) banyak menciptakan profesi dokter di negara Malaysia. Bahkan setiap tahunnya, mahasiswa yang berasal dari negara Malaysia mencapai 300 orang.

Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Lokal dr Refli Hasan SpPD K-KV FINASIM SpJP (K) menegaskan berbicara soal kualitas dokter, Indonesia tidak kurang.

"Selama ini, USU tak kurang dari 300 orang datang dari Malaysia ke Fakultas Kedokteran. Ini perlu kita ketahui, bahwa mereka akan tamat dan kembali ke Malaysia. Sehingga pasien kita berobat ke Penang,  Malaysia itu adalah murid-murid kita, malah guru-gurunya ada di Medan," kata dr Refli Hasan kepada wartawan, Senin (5/11).

Karena ketidaktahuan masyarakat Sumut dengan berobat ke Penang, Malaysia, kata dr Refli Hasan, merasa status sosialnya akan lebih baik. "Padahal mereka berobat kepada murid-murid kita. Hal ini perlu diketahui masyarakat Sumut. Bahkan sebelumnya kita diajak ke Penang untuk mengajar. Sekarang karena generasi masyarakat Malaysia semakin banyak, mereka yang datang. Setiap tahunnya lebih kurang 300 mahasiswa asal Malaysia yang belajar di Fakultas Kedokteran USU," ungkapnya. 

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PAPDI dr Eka Ginanjar SpPD K-KV FINASIM FACP FICA mengatakan, dokter di Indonesia ini tidak kalah, bahkan dokter Indonesia lebih sayang dengan masyarakat yang menjadi pasien. "Masyarakat kita sering terjebak dengan berita yang sensasional yang terkadang negatif. Mari sama-sama, baik media agar masyarakat tahu bahwa dokter Indonesia justru berusaha melindungi mereka. Tetapi memang dari dokter asing apalagi dari negara tetangga berusaha mencari pasar. Kenapa, karena mereka sudah jenuh," jelasnya. 

Misalnya, disebutkan dr Eka Ginanjar, jumlah masyarakat Singapura berapa besar jumlah penduduknya dan negara Malaysia berapa jumlah penduduknya. "Warga Kuala Lumpur sakit jantung tak mau ke Penang. Mereka tahu kualitasnya, namun kita masyarakat Indonesia dengan bangganya berobat ke Penang," sebutnya. 

Dia mengimbau agar semua pihak mengedukasi masyarakat, bahwa dokter Indonesia berusaha terus mengupdate ilmu dan berusaha melindungi kesejahteraan pelayanan kesehatan masyarakat dengan harapan dokter di Indonesia menang dalam kompetisi global yang akan datang. 

"Menang dalam artian apa, kita dokter Indonesia untuk rakyat Indonesia. Jangan sampai kita menjadi tamu di negara kita sendiri," imbuhnya. (A17/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU