Home  / 
Prosesi Pemakaman GM Marulam Panggabean
Jaga Kami dari Surga ya, Papi!
* Pdt Gunawan Panjaitan: Manusia di Bumi Hanya Sebagai Penumpang
Senin, 5 November 2018 | 16:37:15
SIB/Japet Arki Bangun
KELUARGA BESAR DR GM PANGGABEAN: Ny DR GM Panggabean R br Hutagalung beserta keluarga besar almarhum DR GM Panggabean, foto bersama di makam almarhum GM Marulam Panggabean, usai dimakamkan, di pemakaman Taman Eden, Tanjung Morawa, Minggu (4/11).
Medan (SIB) -Prosesi pemakaman Komisaris PT Harian SIB, almarhum GM Marulam Panggabean SE, diawali dengan acara adat di rumah duka Jalan Sei Asahan Medan, Minggu pagi (4/11) sampai ke acara pemakaman pukul 17.30. 

Keluarga besar Ny DR GM Panggabean/R boru Hutagalung, istri mendiang, Kristina Roria boru L Tobing dan keempat anaknya, Aston Martin, Yosephine Alexandra Ellyana boru Panggabean, Erick Gilbert Mangaraja Natigor Panggabean dan Rouli Basa boru Panggabean, berkumpul di hadapan jenazah.

Pdt E Hutagalung yang membawakan acara kebaktian pun membawakan lagu pujian. Kemudian mempersilakan putri sulung Yosephine untuk menyampaikan kata terakhir kepada almarhum ayahandanya sebelum peti jenazah ditutup.

"Jaga kami anak-anak mu dan mami dari surga ya papi. Semoga papi senang di surga," ucapnya singkat sambil meneteskan air mata.

Ucapan terakhir juga disampaikan oleh keluarga besar Ny DR GM Panggabean, yang disampaikan oleh kakak dan abang almarhum, Tuty Rotua, GM Intan dan GM Chandra yang memberikan semangat dan ketegaran kepada keluarga adiknya, tidak bisa menutup kesedihan mereka.

GM Chandra menguraikan sangat mengenal sosok adiknya yang sangat pendiam ini. "Kita selalu bersama, selalu pendiam dan tenang, kamupun pergi tanpa ada pesan."

Wakil Pemimpin Umum PT Harian SIB ini mengatakan, Marulam, selain berhasil membangun rumah tangga, ia juga tidak pernah menolak apapun yang disuruh keluarga besar. "Kau telah menjalankan tugasmu di dunia. Selamat jalan, ucap GM Chandra seraya menekankan kepada keluarga almarhum selalu bersama-sama membuat anak-anak yang ditinggal harus tetap semangat.

Giliran sang istri, Kristina, menyampaikan terimakasih kepada mendiang suaminya, "Aku bangga jadi istri mu. Banyak yang bilang kau memang baik papi.
Saya akan menjaga anak-anak kita," ujarnya tegar.

HANYA PENUMPANG
Sementara itu, pengkotbah, Pdt GKPI Medan Kota, Gunawan Panjaitan MTh, mengangkat firman dari 2 Korintus 1: 5-10, "Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia".

Pdt Gunawan mengatakan, kehilangan yang disebabkan oleh kematian orang yang kita kasihi bisa menimbulkan duka yang mendalam. Namun demikian lanjutnya, sebagai manusia harus menjalani proses kematian tersebut. 

Melalui proses kematian, sebutnya, manusia di bumi juga diingatkan kembali bahwa kita hanyalah "Paisolat", diambil dari bahasa Batak yang artinya penumpang. Kematian Marulam Panggabean, menjadi pengingat bagi semua, manusia akan mengalaminya. Kita juga akan mengalami hal yang sama, ucapnya.

Usai kebaktian, juru bicara (peradatan) dari keluarga besar Panggabean, Drs Jhonson Panggabean MPd, membacakan singkat riwayat almarhum GM Marulam Panggabean. 

GM Marulam lahir tanggal 17 September 1969 dan meninggal tanggal 02 Nopember 2018. Tamat Sarjana Ekonomi dari USU Tahun 1995, dan menikah dengan Kristina Roria Lumban Tobing, tanggal 26 September 1998 di GKPI.

Setelah tamat Sarjana, almarhum mengawali karir di Harian SIB sebagai pengawas hingga menjadi Komisaris PT Sinar Indonesia Baru dan Anggota Dewan Pengawas Yayasan Pendidikan Sisingamangaraja XII Tapanuli hingga akhir hayatnya.

BERDUKA
Kepergian almarhum GM Marulam Panggabean ke rumah Bapa di Sorga tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar almarhum GM Panggabean. Segenap karyawan  dan karyawati PT Harian SIB dan PT Sere Megawati juga ikut berduka. 

Ucapan belasungkawa mewakili karyawan dan karyawati PT Harian SIB dan PT Sere Megawati disampaikan Wakil I Pemimpin Redaksi, Ir Parluhutan Simarmata.

Bagi kami beliau pemimpin yang baik, rendah hati dan apa adanya, selalu tersenyum kala bertemu dan tidak banyak bicara. Sebagai manusia biasa, kami sangat merasakan duka yang mendalam karena kehilangan sosok pemimpin yang bersahabat,' ucap Parluhutan.

"Yang lebih penting, sampai akhir hayatnya, ia telah mempertahankan imannya kepada Yesus Kristus. Oleh karenanya kita harus mengimani bahwa selepas kematian ini, Bapak Marulam sudah bersama dengan Tuhan Yesus di surga," ucapnya.

Sementara mewakili segenap keluarga Civitas Akademika, Rektor Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara (UNITA), Ir Adriani Siahaan MPd juga menyampaikan belasungkawa seraya mengutip ayat Alkitab dari Roma 14: 7-8; "Sebab tidak ada seorang pun yang hidup untuk dirinya sendri dan tidak ada yang mati untuk dirinya sendiri, sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik mati atau hidup, kita adalah milik Tuhan"

Sebab itu juga, kita akan bersama dengan Yesus Kristus yang telah menebus kita, ucap Adriani. 

Acara kemudian diisi dengan menerima sambutan adat dan doa dari keluarga Tulang marga Hutagalung yang dibawakan oleh Ir Tukkul Hutagalung, Joseph Hutagalung dan AE Simanjuntak SH.

Mewakili Tulang marga Nainggolan adalah Pdt O Nainggolan dan doa dibawa oleh DR RE Nainggolan.

Hula-hula Marpaung disampaikan oleh Ir Richard Marpaung dan Hamonangan Marpaung. Hula-hula marga Lumbantobing oleh Panahatan Lumbantobing dan Maringan Lumbantobing (doa) serta mewakili Tulang Rorobot (Hula-hula dari mertua GM Marulam) dibawakan oleh Dompak Panjaitan.

Usai acara adat, jenazah kemudian dibawa ke Taman Eden Tanjung Morawa Deliserdang untuk dimakamkan. Amatan SIB di lokasi, mobil ambulance yang membawa  jenazah dan iringan  mobil rombongan dengan pengawalan vooredes tiba di tempat pemakaman sekira pukul 17.15 WIB. Proses pemakaman dipimpin Pdt Gunawan Panjaitan dari GKPI Sriwijaya didampingi Pdt Estomihi Hutagalung.

Sebelum mengakhiri acara kebaktian, Pdt Gunawan mempersilahkan terlebih dahulu pihak keluarga almarhum meletakkan tanah sebanyak 3 kali dan kemudian mempersilahkan penggali untuk menutup liang kubur. 

Pihak keluarga diwakili Drs Donver Panggabean MSi mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah hadir dalam prosesi pemakaman.

Tampak hadir, anggota DPD RI Parlindungan Purba, Wabup Taput Dr Mauliate Simorangkir, anggota DPRD Medan Anton Panggabean, tokoh agama Sumut JA Ferdinandus, tokoh masyarakat Sumut RE Nainggolan dan Sanggam Bakara beserta ratusan pelayat dari berbagai kalangan. (Tim/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ilmuwan Ingin Menggunakan Laser untuk Memandu Alien ke Bumi
Studi Ungkap Wanita Nigeria Kembangkan Bisnis dengan WhatsApp
Audio High Resolution Picu Peningkatan Speaker Wireless
Mirip Manusia, Robot Berteknologi AI Gantikan News Anchor
BPPT Kurangi Dosis Teknologi Asing untuk Perkapalan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU