Home  / 
Bupati Deliserdang Minta Perangkat Desa Ikut Kejar Target Imunisasi MR 95 %
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 14:23:58
Deliserdang (SIB)- Untuk mengejar target 95% capaian imunisasi Measles Rubella (MR), Bupati Deliserdang minta semua perangkat desa dan sekolah-sekolah agar ikut menyosialisasikan manfaatnya ke masyarakat yang melakukan penolakan. Sehingga penyakit yang dapat menyebabkan kematian itu, dapat dicegah dengan pemberian imunisasi MR ke setiap anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun.

"Semua camat harus berperan aktif melalui bantuan kepala desa dan kepala dusun sukseskan imunisasi MR di Deliserdang dan laporan perkembangan capaian setiap hari di wilayah masing-masing agar segera dibuat," kata bupati dalam sambutan yang dibacakan Asisten I, Dedy Maswardi saat rapat evaluasi pelaksanaan imunisasi MR di Hotel Wing, Batangkuis, Jumat (19/10).

Disebut Dedy, untuk mencapai target 95% capaian imunisasi MR, Dinas Kesehatan tidak bisa bekerja tanpa bantuan kerjasama semua pihak. Apalagi dengan waktu yang hanya 2 minggu lagi. "Kami minta camat agar mengumpulkan kepala desa dan kepala dusun agar melakukan door to door ke rumah warga, bila perlu ikut menjaring anak-anak yang belum mendapat imunisasi," kata Dedy.

Sementara Plt Kadinkes Deliserdang, dr Ade Budi Krista dalam laporannya untuk sementara capaian imunisasi MR di Deliserdang mencapai 60%. "Target kita memang 95% capaian MR. Jadi 35% lagi target kita hingga akhir Oktober 2018. Rapat ini berupa penguatan bahwa imunisasi bukan hanya tugas Dinkes," terangnya.

Untuk sekolah yang masih menolak, pihak dr Ade akan membuat surat agar sekolah tidak memposisikan sekolahnya menolak imunisasi MR. Namun pihak sekolah di Deliserdang agar memfasilitasi pihak medis dalam menyosialisasikan manfaat dan dampak MR kepada para orangtua anak, terutama kepada masyarakat yang menolak.

Perlu diketahui, kata dr Ade, imunisasi vaksin MR diberikan kepada semua anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun. Measles (Campak) dan Rubella (Campak Jerman), kedua penyakit itu merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan penularannya sangat mudah dari orang sakit ke orang sehat melalui udara.

Dijelaskan, penyakit Measles dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru-paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan bahkan kematian. Sementara Rubella merupakan penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada Trimester Pertama atau diawal kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkannya.

"Penyakit Campak dan Rubella ini tidak ada obatnya tetapi dapat dicegah dengan imunisasi. Pencegahan yang terbaik dapat dilakukan dengan memberikan imunisasi vaksin MR (satu vaksin MR dapat mencegah sekaligus dua penyakit)," terang dr Ade.

Hadir dalam rapat itu, pihak MUI, para Camat, Darma Wanita, mewakili kepala sekolah, IDI, IBI, PPNI, IDAI, PKK, mewakili Dandim 0204/DS Mayor Muhsin SAg dan Kepala Puskesmas se-Deliserdang. (C06/f)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU