Home  / 
Nusantara untuk Jokowi (N4J) Gelar Diskusi
Ketua PW NU Sumut Afifuddin Lubis MSi: Jokowi Sangat Cerdas Pilih Wakil dari Ulama
Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:24:06
SIB/Horas Pasaribu
FOTO BERSAMA: Ketua Umum DPP N4J Dr RE Nainggolan, Ketua penasehat N4J H Muhyan Tambuse, Sahat Simaputang ST, Ronald Naibaho, Romein Manalu, Gelmok Samosir, Sanggup Purba, Pdt Dr Eben Siagian dan lainnya, foto bersama usai diskusi: “peluang yang lebih dahsyat dari pasangan Jokowi-Ma’ruf”, Rabu (15/8) di warung O’Monde, Jalan Pattimura dengan pembicara Drs H Afifuddin MSi (Ketua PW NU Sumut/penasehat N4J), Sahat Simatupang ST (aliansi masyarakat sipil untuk Indonesia hebat), H Muhyan Tambuse (ketua penasehat N4J) dan moderator Ronald Naibaho.
Medan (SIB) -Ketua PW NU Sumut Afifuddin Lubis MSi mengatakan, Jokowi pilih Ma'ruf Amin sebagai wakilnya di Pilpres 2019 sangat cerdas. Artinya, isu-isu tentang agama secara global akan menghilang. "Jokowi begitu sangat menghargai ulama, makanya dia memilih ulama sebagai wakilnya. Mudah-mudahan negara ini semakin berberkah, sehingga lebih terbuka jalan untuk menuju masyarakat adil dan makmur," katanya saat menjadi pembicara pada diskusi "Peluang yang Lebih Dahsyat dari Pasangan Jokowi-Ma'ruf" yang digelar Nusantara Untuk Jokowi (N4J), Rabu (15/8) di Warung O'Monde Jalan Pattimura Medan.

Turut hadir sebagai narasumber lainnya Sahat Simatupang (Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat), moderator Ronald Naibaho, Ketua Panitia, Agung Bantahan Nasution, Ketua Umum DPP N4J Dr RE Nainggolan MM, JA Ferdinandus (Sumatera Berdoa), Gelmok Samosir, Jadi Pane, Ketua PDI P Sumut Japorman Saragih, Ali S Tampubolon, Pdt Dr Eben Siagian, Gabriel Nainggolan, Romein Manalu dan lainnya.

Dia juga mengatakan, dirinya sangat terharu dan bangga dengan dipilihnya Ma'ruf Amin sebagai Cawapres oleh Jokowi. Sebab Ma'ruf Amin merupakan salah satu ulama besar dan memiliki pengaruh besar di Indonesia. 

Mengenai isu kesehatan yang dicetuskan oleh beberapa oknum tertentu belum lama ini terhadap Ma'ruf Amin, menurut dia, begitu diumumkan KPU bahwa Jokowi - Ma'ruf Amin sehat, maka semua isu tersebut terpatahkan. "Berarti yang selama ini katanya, Ma'ruf Amin ada sejumlah penyakit dan lainnya sudah terbantahkan oleh hasil pemeriksaan IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Lalu KPU mengumumkan lagi kalau Ma'ruf Amin sehat dalam menjalankan tugas negara bila terpilih sebagai Wapres RI nanti," katanya.

Pihaknya juga siap memasyarakatkan sosok Ma'ruf Amin lebih luas kepada masyarakat Sumut. Sehingga masyarakat Sumut bisa lebih luas menerima dan memilih Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. "Memang setiap orang atau pemimpin ada saja yang tidak suka. Tapi kita siap mensukseskan dan memenangkan pasangan ini di Sumut di Pilpres 2019 mendatang," paparnya.

Sementara pembicara lainnya, Sahat Simatupang memaparkan, semua relawan Jokowi di Sumut siap dan tidak ada lagi keragu-raguan dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. "Cuma tugas kami saat ini, bagaimana  kami terus menjelaskan kepada masyarakat Sumut tentang keberhasilan-keberhasilan pembangunan yang dilakukan Jokowi di Sumut, termasuk program pembangunan untuk 5 tahun ke depannya. Sehingga ruang publik dan media sosial tidak dipenuhi caci maki kepada Pak Jokowi," katanya.

Untuk mengurus media sosial itu, lanjut dia, mulai kemarin sudah bekerja mengisi keberhasilan Jokowi di media sosial. Kemudian akan diperlebar dengan relawan-relawan Parpol pendukung Jokowi. "Selama ini kami relawan bertahan dan diam saja, di mana ruang publik diisi hujatan, caci maki dan hoax pada Jokowi. Tapi Pak Jokowi sudah menyampaikan pada kami saat rapat relawan tanggal 4 Agustus lalu. Bahwa kita harus melawan semua itu. Melawan bukan dalam artian berkelahi secara fisik, tapi melawan secara opensif untuk keluar dari tempat kami selama ini. Karena kami tidak pernah diperintahkan oleh Pak Jokowi dan sekarang kami diperintah Pak Jokowi dan kami siap melakukan perlawanan terhadap isu dan hoax yang dilakukan oknum-oknum tertentu," katanya.

Dia menuturkan, secara garis komando pihaknya patuh kepada perintah dan arahan Jokowi. Dengan perintah Jokowi, tentunya mereka harus keluar dan opensif. "Kami sudah mulai bekerja untuk penggalangan. Kami hanya tunduk kepada perintah pak Jokowi dan kami adalah relawan Jokowi. Kita yakin Jokowi-Ma'ruf Amin menang. Pilpres 4 tahun lalu saja, Jokowi menang sekitar 4 juta suara di Sumut. Kami sangat enjoi dan kami yakin Jokowi-Ma'ruf Amin akan menang di Sumut," ujarnya yakin.

Sedangkan RE Nainggolan mengatakan, diskusi tersebut dilaksanakan untuk memberikan kesepahaman yang sama kepada semua orang dan khususnya relawan Jokowi-Ma'ruf Amin di Sumut. Sebab pasangan inilah yang paling tepat dan mereka harus  dimenangkan di Pilpres 2019. Pasangan ini menjadi pasangan yang sangat baik dan justru bisa membentengi dan menepis isu-isu agama, yang selama ini menyerang posisi Jokowi. 

Dia mengatakan, tahun 2019 negara Indonesia akan melakukan pesta demokrasi. Kalau pesta demokrasi seharusnya bergembira, semua yang datang ke pesta harus bergembira. "Kita sangat berharap semua relawan Jokowi harus dapat memahami, pasangan inilah yang terbaik di Pilpres 2019. Sebab Jokowi-Ma'ruf Amin akan mampu menepis persoalan SARA atau agama. Kemudian pasangan ini perpaduan antara yang tua dengan yang muda. Lalu perpaduan antara ulama dan umara, perpaduan antara masyarakat biasa dengan tokoh agama," paparnya.

Dia menjelaskan, wapres dari ulama tidak asing bagi bangsa Indonesia. Dicontohkannya, beberapa tahun sebelumnya presiden pernah ada dari ulama, seperti Gus Dur. Pasangan saat ini akan menjadi pasangan yang sangat baik. "Jadi saat ini, isu-isu agama lagi tidak dipermainkan. Sebab selama ini, itu yang kita khawatirkan, sehingga membuat bangsa ini terancam perpecahan. Namun walaupun begitu, isu-isu lain kemungkinan akan muncul menyerang Jokowi-Ma'ruf Amin dalam waktu dekat, misalnya isu ekonomi dan lainnya. Tapi itu pasti bisa dijelaskan Pak Jokowi nanti secara logika," paparnya.

Menurut dia, dengan dipilihnya Ma'ruf Amin sebagai Cawapres oleh Jokowi, pasangan ini sangat mengagumkan bagi semua masyarakat Indonesia, khususnya di Sumut. Sebab masyarakat Sumut adalah masyarakat yang sangat menghormati perbedaan, orangtua dan ulama. "Kemudian di satu sisi Pak Jokowi sangat cepat dan Pak Ma'ruf Amin memiliki pengalaman yang lebih besar, khususnya dalam mengatasi berbagai persoalan," katanya mengakhiri. (A11/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Anak Didik SMA GKPS 1 Pamatangraya Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
Mendikbud Minta PPDB Ditiadakan Mulai Tahun Depan
Kemendikbud Siapkan Lulusan SMK Jadi Pengusaha
1.938 Siswa Ikut Dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional
Kunci Sekolah Bermutu Ada Pada Proses Pembelajaran
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU